Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Persona 4

Versi Teks Persona 4 Chapter 2

Sebelumnya : Persona 4 Chapter 1 Seta Souji terjatuh di sebuah tempat yang aneh… tempat berkabut yang tak berbentuk… hanya terlihat panel kotak-kotak disana-sini. Lalu terdengar suara yang menggema, “Kau ingin tahu kebenaran? Jika iya, coba tangkap aku…” ucap suara tanpa sosok itu. Diantara panel kotak-kotak itu, terdapat satu panel yang lebih besar, Seta mendekat kesana… sepertinya Ia dapat merasakan bahwa suara itu berasal dari sana. “Disini kau rupanya… seseorang yang telah datang…” ucap suara itu lagi, menyambut Seta. Kali ini yang terlihat sedikit berbentuk, walau hanya bayang-bayang. Lalu entah dari mana, di genggaman tangan Seta tiba-tiba muncul sebuah pedang. Melihat itu, Ia memanfaatkan pedang itu kemudian maju dan berniat menebas bayangan itu. Persona 4 Chapter 2 Teks Version by esti-widhayang.blogspot.com Author : Dhwati Esti Widhayang Bayangan itu tertebas, sayangnya hanya seperti debu-debu yang setelah dihancurkan akan datang dan menyatu kembali. Bayangan itu agak menjauh...

Versi Teks Persona 4 chapter 1

“Aku kira kalian sudah tahu hal ini, tapi, kita akan mendapat murid pindahan baru mulai Maret ini.” seorang guru memperkenalkan murid lelaki yang ada disampingnya. Aku sering pindah sekolah karena pekerjaan orang tuaku. “Aku disini hanya sebentar, jadi mohon bantuannya.” murid itu menundukkan badannya 45 derajat. Kali ini juga seperti biasanya. ini hanya seperti itu, waktunya orang tuaku pergi. Akankah semua ini akan berakhir dengan meninggalkan kota seperti orang tuaku dan menetap dengan pamanku di kampung halamanku? Anak baru itu menaiki kereta api. Tiba-tiba sebuah pesan masuk ke handphonenya. “Aku akan menjemputmu di stasiun, tetaplah berada di pintu masuk.” Isi pesan itu. Persona 4 Chapter 1 Teks Version by esti-widhayang.blogspot.com Author : Dhwati Esti Widhayang Kota Inaba: kampung halamanku. Berpikir tentang ini, kupikir ini pertama kalinya aku kemari. Akhirnya kereta api itu berhenti, di peron 04/11 yasoinaba. “Disini.” Seseorang memanggil anak baru itu yang baru saja keluar...