Sebelumnya : Dragon Ball Z Kai Episode 94 Bagian 2
"!!!!" Cell kesal, dan kembali mencoba untuk menyerang. Akan tetapi, lagi-lagi juga, Gohan menghantamnya, dan kali ini tepat di kepala, membuat monster berwarna dominan hijau itu terpental beberapa meter ke belakang dan menahan rasa sakit yang cukup dalam.
Cell mencoba untuk kembali bangkit. Akan tetapi, tubuhnya sempoyongan, dan ia kembali terjatuh. "Mu-Mustahil" Ucapnya.
"Apa-apaan ini, dia melukaiku hanya dengan dua pukulan?" Cell benar-benar kaget, dan kali ini rasa takutnya semakin menjadi-jadi. "Bagaimana bisa!!?" Dirinya bahkan belum mampu berdiri dengan benar, tubuhnya masih goyah akibat serangan-serangan tadi.
"Menakjubkan" Ucap Krilin, "Kekuatan macam apa itu?"
"Dia lebih kuat dari Cell" Ucap Picollo.
"!!!!" Vegeta tak mampu berkomentar lagi.
Sementara Goku, ia hanya tersenyum, bangga dan puas.
"Kurang ajar!!!!" Cell benar-benar kesal. Sementara Gohan, perlahan kini ia mulai melangkahkan kakinya mendekat ke arah Cell. Dan saat ia telah berada beberapa centi di dekat Cell, Gohan terdiam, menatapnya.
"!!!" Cell semakin kesal. Kemudian dengan penuh emosi, iapun menendang Gohan. Akan tetapi, bocah itu berhasil menahannya dengan tangan kirinya. Cell kembali menendang, namun lagi-lagi Son Gohan menahannya. Sampai kemudian pada tendangan berikutnya, Gohan mencengkram erat kaki monster itu. Dan kemudian, ia balik menendang. Gohan menendang dengan begitu kuat hingga Cell terseret di tanah.
Cell merangkak, dan perlahan mencoba untuk bangun. "Ini mustahil. Aku Cell yang telah berwujud sempurna ini seharusnya lebih kuat dari manusia Saiya manapun, tapi kenapa bocah itu? Seharusnya aku menjadi petarung yang terkuat!!!" Pikirnya. Sementara Gohan, kembali lagi ia melangkahkan kakinya secara perlahan, mendekat ke arah Cell. Tapi kali ini, Cell tak hanya tinggal dia, ia menyiapkan tembakan tenaga dalam dari kedua telapak tangannya, "Ki En Zan!!"
"Rasakan ini!!!" Cell melemparnya. Namun dengan mudah, Gohan menahan kedua serangan itu.
Cell tak berhenti. Kali ia ia terbang ke udara dan menembak Gohan dari sana. Tapi lagi-lagi, Gohan dengan mudah mementalkan tembakan itu, hingga membuatnya hanya terlempar ke langit dan meledak di sana.
Cell kembali menembak, kali ini dengan tembakan-tembakan kecil secara bertubi-tubi. Akan tetapi tetap saja, tak satupun dari tembakan itu mampu melukai atau bahkan sekedar menyentuh tubuh Gohan.
"I-Ini, mustahil. Pasti ada sesuatu yang salah ..."
"Cell sudah mencapai batas kekuatannya" Ucap Trunks.
"Dia pasti akan segera menyadari kalau ia tak bisa menang"
"Tapi sepertinya, dia masih belum mau menyerah"
"Gohan ..."
Gohan kembali melangkah, secara perlahan namun pasti terus mendekat ke arah Cell, menjadikan monster yang mulanya sangat ditakuti itu menjadi semakin ketakutan. Tubuh Cell mulai gemetar, dan dalam hati, ia terus saja bertanya-tanya tak percaya, "Kenapa ada orang yang bisa lebih kuat dariku!? Aku kalah dalam wujud sempurna, apa ini yang disebut sebagai rasa takut!? Hyaaaaa!!!!"
Cell terbang ke udara, melesat secepat yang ia bisa. Dan ketika dirinya sampai pada jarak yang cukup, Cell bersiap untuk menembakan kamehame, "Ka Me Ha Me!!!!"
"Di-dia ..."
"Ini adalah super Kamehameha! Bumi pasti akan ikut hancur, tapi aku tak peduli itu!"
"Hentikan, apa kau gila!!?" Teriak Krilin, sementara Gohan masih melihat dengan tenang.
"Haaa!!!!!!" Cell benar-benar menembakannya, tembakan kamehameha dengan ukuran super itu.
"Di-Dia benar-benar melakukannya ..."
Tembakan kamehame itu semakin mendekat, dan nampaknya tempat mengarah ke tempat Gohan berdiri. Tapi kemudian, Gohan membuat tembakan balasan, "Kamehameha!!!!"
Untuk sesaat sempat terjadi hantaman kamehame. Tapi kemudian, Kamehame Gohan yang lebih kuat berhasil mengalahkan serangan Cell.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Kai Episode 94 Bagian 4
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
"!!!!" Cell kesal, dan kembali mencoba untuk menyerang. Akan tetapi, lagi-lagi juga, Gohan menghantamnya, dan kali ini tepat di kepala, membuat monster berwarna dominan hijau itu terpental beberapa meter ke belakang dan menahan rasa sakit yang cukup dalam.
Cell mencoba untuk kembali bangkit. Akan tetapi, tubuhnya sempoyongan, dan ia kembali terjatuh. "Mu-Mustahil" Ucapnya.
"Apa-apaan ini, dia melukaiku hanya dengan dua pukulan?" Cell benar-benar kaget, dan kali ini rasa takutnya semakin menjadi-jadi. "Bagaimana bisa!!?" Dirinya bahkan belum mampu berdiri dengan benar, tubuhnya masih goyah akibat serangan-serangan tadi.
"Menakjubkan" Ucap Krilin, "Kekuatan macam apa itu?"
"Dia lebih kuat dari Cell" Ucap Picollo.
"!!!!" Vegeta tak mampu berkomentar lagi.
Sementara Goku, ia hanya tersenyum, bangga dan puas.
"Kurang ajar!!!!" Cell benar-benar kesal. Sementara Gohan, perlahan kini ia mulai melangkahkan kakinya mendekat ke arah Cell. Dan saat ia telah berada beberapa centi di dekat Cell, Gohan terdiam, menatapnya.
"!!!" Cell semakin kesal. Kemudian dengan penuh emosi, iapun menendang Gohan. Akan tetapi, bocah itu berhasil menahannya dengan tangan kirinya. Cell kembali menendang, namun lagi-lagi Son Gohan menahannya. Sampai kemudian pada tendangan berikutnya, Gohan mencengkram erat kaki monster itu. Dan kemudian, ia balik menendang. Gohan menendang dengan begitu kuat hingga Cell terseret di tanah.
Cell merangkak, dan perlahan mencoba untuk bangun. "Ini mustahil. Aku Cell yang telah berwujud sempurna ini seharusnya lebih kuat dari manusia Saiya manapun, tapi kenapa bocah itu? Seharusnya aku menjadi petarung yang terkuat!!!" Pikirnya. Sementara Gohan, kembali lagi ia melangkahkan kakinya secara perlahan, mendekat ke arah Cell. Tapi kali ini, Cell tak hanya tinggal dia, ia menyiapkan tembakan tenaga dalam dari kedua telapak tangannya, "Ki En Zan!!"
"Rasakan ini!!!" Cell melemparnya. Namun dengan mudah, Gohan menahan kedua serangan itu.
Cell tak berhenti. Kali ia ia terbang ke udara dan menembak Gohan dari sana. Tapi lagi-lagi, Gohan dengan mudah mementalkan tembakan itu, hingga membuatnya hanya terlempar ke langit dan meledak di sana.
Cell kembali menembak, kali ini dengan tembakan-tembakan kecil secara bertubi-tubi. Akan tetapi tetap saja, tak satupun dari tembakan itu mampu melukai atau bahkan sekedar menyentuh tubuh Gohan.
"I-Ini, mustahil. Pasti ada sesuatu yang salah ..."
"Cell sudah mencapai batas kekuatannya" Ucap Trunks.
"Dia pasti akan segera menyadari kalau ia tak bisa menang"
"Tapi sepertinya, dia masih belum mau menyerah"
"Gohan ..."
Gohan kembali melangkah, secara perlahan namun pasti terus mendekat ke arah Cell, menjadikan monster yang mulanya sangat ditakuti itu menjadi semakin ketakutan. Tubuh Cell mulai gemetar, dan dalam hati, ia terus saja bertanya-tanya tak percaya, "Kenapa ada orang yang bisa lebih kuat dariku!? Aku kalah dalam wujud sempurna, apa ini yang disebut sebagai rasa takut!? Hyaaaaa!!!!"
Cell terbang ke udara, melesat secepat yang ia bisa. Dan ketika dirinya sampai pada jarak yang cukup, Cell bersiap untuk menembakan kamehame, "Ka Me Ha Me!!!!"
"Di-dia ..."
"Ini adalah super Kamehameha! Bumi pasti akan ikut hancur, tapi aku tak peduli itu!"
"Hentikan, apa kau gila!!?" Teriak Krilin, sementara Gohan masih melihat dengan tenang.
"Haaa!!!!!!" Cell benar-benar menembakannya, tembakan kamehameha dengan ukuran super itu.
"Di-Dia benar-benar melakukannya ..."
Tembakan kamehame itu semakin mendekat, dan nampaknya tempat mengarah ke tempat Gohan berdiri. Tapi kemudian, Gohan membuat tembakan balasan, "Kamehameha!!!!"
Untuk sesaat sempat terjadi hantaman kamehame. Tapi kemudian, Kamehame Gohan yang lebih kuat berhasil mengalahkan serangan Cell.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Kai Episode 94 Bagian 4
Comments
Post a Comment