Sebelumnya : Versi Teks Dragon Ball Z Kai Episode 95 Bagian 4
"Hyaaaaahhh!!!!" Gohan kembali mengumpulkan kekuatan, kemudian memasang wajah sedikit tersenyum.
"Apanya yang lucu?" Cell bertanya.
"Aku senang" Jawab Gohan.
"Senang?"
"Ya, aku senang karena kau kembali, jadi aku bisa membalaskan kematian ayahku. Akan ku habisi kau demi ayahku"
"Huh? Apa kau pikir kau bisa melakukannya? Kali ini, tidak akan semudah yang tadi" Ucap Cell.
Kembali lagi ke sisi hampir terlupakan, Trunks. Ia tergeletak, dan kelihatannya sudah benar-benar mati. Para pejuang menengok ke arahnya dan mereka semakin kesal, terutama Vegeta.
"Trunk!" Yamcha menghampirinya, mengecek keadannya dan berkata kalu, "Dia sudah meninggal"
Mendengar hal ini, vegeta terlihat benar-benar terpukul. Mengetahui putranya telah tiada, vegeta benar-benar kesal, marah, "Trunks ..."
"Hyaaaaahhh!!!" Gohan trus mengumpulkan tenaga, bersiap untuk membalaskan dendam ayahnya.
"Tidak!" Ucap Vegeta dalam hati. "Yang akan balas dendam bukanlah anaknya Kakarotto, tapi ayahmu, Trunks!" Puncaknya, Vegeta berteriak mengumpulkan tenaga, "Hyaaaaahhh!!!!!!!"
Kemudian, meloncat, melesat menuju tempat Cell berada. Ia berubah ke mode Super Saiya dan langsung menyerang tubuh Cell. Cell menahannya, dan Vegeta terus menembak secara bertubi-tubi. Begitu cepat dan hebat, hujan tembakan yang luar biasa. Namun begitu, tak tampak kalau Cell mengalami luka yang berarti ...
Cell bahkan balik menyerang dan mementalkan tubuh Vegeta dengan satu pukulan. Vegeta terkapar, sementara lawan di depannya telah bersiap untuk melancarkan serangan terakhir, "Matilah kau, Vegeta!!!"
Bammmbbb!!!!
Hampir saja Vegeta hancur karena tembakan itu. Untung saja, Gohan dengan cepat melesat dan melindunginya. Namun akibat hal ini, bahu kiri Gohan terluka parah.
"Baik sekali kau ..." Ucap Cell.
Bahu sampai lengan kiri Gohan mengeluarkan darah, meski begitu ia tetap mencoba untuk berdiri.
"Go-Gohan!"
"Bodoh kau Vegeta!!!" Teriak Krillin. "Kita masih bisa menghidupkan Trunks dengan Dragon Ball!!"
"Hmm, sepertinya kau masih bisa bertarung" Ucap Cell. "Tapi, aku sudah tak mau main-main lagi denganmu. Sekarang, aku akan mengakhiri Turnamen ini"
"Kekuatan Cell ternyata meningkat lebih besar dari dugaanku" Pikir Gohan.
"Kacang ajaib, mana kacang ajaibnya!!?" Teriak Picollo ke Krillin.
"Sudah habis ..."
"Semuanya sudah berakhir" Ucap Yamcha, "Gohan tak akan bisa bertarung lagi dengan luka seperti itu"
Cell memasang kuda-kuda, menyiapkan kedua telapak tangannya dan bersiap untuk mengeluarkan jurus pamungkasnyam kamehame. "Aku tak akan segan padamu, lenyaplah kau bersama dengan planet ini!!!"
Bersambung ke Dragon Ball Z Kai Episode 96KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
"Hyaaaaahhh!!!!" Gohan kembali mengumpulkan kekuatan, kemudian memasang wajah sedikit tersenyum.
"Apanya yang lucu?" Cell bertanya.
"Aku senang" Jawab Gohan.
"Senang?"
"Ya, aku senang karena kau kembali, jadi aku bisa membalaskan kematian ayahku. Akan ku habisi kau demi ayahku"
"Huh? Apa kau pikir kau bisa melakukannya? Kali ini, tidak akan semudah yang tadi" Ucap Cell.
Kembali lagi ke sisi hampir terlupakan, Trunks. Ia tergeletak, dan kelihatannya sudah benar-benar mati. Para pejuang menengok ke arahnya dan mereka semakin kesal, terutama Vegeta.
"Trunk!" Yamcha menghampirinya, mengecek keadannya dan berkata kalu, "Dia sudah meninggal"
Mendengar hal ini, vegeta terlihat benar-benar terpukul. Mengetahui putranya telah tiada, vegeta benar-benar kesal, marah, "Trunks ..."
"Hyaaaaahhh!!!" Gohan trus mengumpulkan tenaga, bersiap untuk membalaskan dendam ayahnya.
"Tidak!" Ucap Vegeta dalam hati. "Yang akan balas dendam bukanlah anaknya Kakarotto, tapi ayahmu, Trunks!" Puncaknya, Vegeta berteriak mengumpulkan tenaga, "Hyaaaaahhh!!!!!!!"
Kemudian, meloncat, melesat menuju tempat Cell berada. Ia berubah ke mode Super Saiya dan langsung menyerang tubuh Cell. Cell menahannya, dan Vegeta terus menembak secara bertubi-tubi. Begitu cepat dan hebat, hujan tembakan yang luar biasa. Namun begitu, tak tampak kalau Cell mengalami luka yang berarti ...
Cell bahkan balik menyerang dan mementalkan tubuh Vegeta dengan satu pukulan. Vegeta terkapar, sementara lawan di depannya telah bersiap untuk melancarkan serangan terakhir, "Matilah kau, Vegeta!!!"
Bammmbbb!!!!
Hampir saja Vegeta hancur karena tembakan itu. Untung saja, Gohan dengan cepat melesat dan melindunginya. Namun akibat hal ini, bahu kiri Gohan terluka parah.
"Baik sekali kau ..." Ucap Cell.
Bahu sampai lengan kiri Gohan mengeluarkan darah, meski begitu ia tetap mencoba untuk berdiri.
"Go-Gohan!"
"Bodoh kau Vegeta!!!" Teriak Krillin. "Kita masih bisa menghidupkan Trunks dengan Dragon Ball!!"
"Hmm, sepertinya kau masih bisa bertarung" Ucap Cell. "Tapi, aku sudah tak mau main-main lagi denganmu. Sekarang, aku akan mengakhiri Turnamen ini"
"Kekuatan Cell ternyata meningkat lebih besar dari dugaanku" Pikir Gohan.
"Kacang ajaib, mana kacang ajaibnya!!?" Teriak Picollo ke Krillin.
"Sudah habis ..."
"Semuanya sudah berakhir" Ucap Yamcha, "Gohan tak akan bisa bertarung lagi dengan luka seperti itu"
Cell memasang kuda-kuda, menyiapkan kedua telapak tangannya dan bersiap untuk mengeluarkan jurus pamungkasnyam kamehame. "Aku tak akan segan padamu, lenyaplah kau bersama dengan planet ini!!!"
Bersambung ke Dragon Ball Z Kai Episode 96
Comments
Post a Comment