Sebelumnya : Dragon Ball Z Kai Episode 94
Gohan melawan Cell dengan penuh amarah, dan akhirnya berhasil membuat mahluk itu terluka parah. Kekuatan Cell berkurang drastis, ia bahkan harus memuntahkan Android delapan belas karena sudah tak lagi bisa mengendalikan tubuh sempurnanya. Dan mau tak mau, iapun kembali ke bentuk sebelumnya. Namun begitu, Cell tetap keras kepala. Dengan sisa-sisa tenaganya, ia terus berusaha untuk menyerang Gohan. Akan tetapi tentu saja, serangan demi serangan yang Cell lancarkan mampu ditahan dan bahkan dibalikkan oleh Gohan.
Tak mau kalah begitu saja, Cell nekat dan membesarkan badannya. Perut, tangan, kepala, seluruh bagian tubuhnya mengembung bagaikan balon, pertanda kalau dirinya telah siap untuk meledakan diri, menciptakan ledakan yang agaknya jauh dari cukup untuk meledakan planet Bumi.
Cell tertawa, badannya semakin dan semakin membesar, "Aku akan meledakan diri!!" Ucapnya, "Aku memang akan mati, tapi setidaknya kalian juga akan ikut bersamaku!! Planet ini akan hancur bersama dengan kita semua!!"
"Apa!?" Gohan kaget, begitu juga dengan para pejuang yang menonton.
"Meledakkan diri!?"
"Cih, aku tak akan membiarkannya!!" Gohan bersiap untuk menyerang. Akan tetapi, Cell memberinya peringatan, "Tunggu, sebaiknya kau diam saja di situ!! Kalau aku terkena sedikit saja guncangan, maka aku akan langsung meledak!! Dengan kata lain, itu hanya akan mempercepat kematian kalian"
Gohan yang mulanya tenang kini mulai memasang tampang bingung, panik, dan ia tak tahu harus berbuat apa. Sementara Cell, ia terus saja tertawa dan membesar, "Waktunya tinggal satu menit lagi! Kalau sudah begini, aku sendiripun tak akan bisa menghentikannya"
"Celaka ..." Ucap Krilin.
"Bagaimana ini? Kita harus melakukan sesuatu!" Lanjut Ten Shin Han.
"Tak bisa! Kita sudah terlambat" Ucap Picollo.
"Empat puluh detik lagi" Cell menghitung mundur.
Gohan masih tampak kebingungan, dan perlahan ia mulai menyesal. Saat Cell terluka parah, ayahnya berteriak-teriak memintanya agar sesegera mungkin menghabisi Cell. Akan tetapi, saat itu Gohan malah lebih memilih untuk menyiksanya, bermain-main melawan mahluk itu.
"Jadi, ini yang dimaksud oleh ayah? Sial, sial, sial!!" Gohan kesal dan memukul-mukul tanah.
"Semua ini salahku, seharusnya Cell ku bunuh dari tadi"
"Ti-tiga puluh detik lagi" Ucap Trunks.
"Bumi akan hancur, sial!" Ucap Picollo.
"Yaahahahahaha!!!" Dengan wajah besarnya yang sekarang terlihat lucu itu, Cell terus tertawa, seolah puas meski iapun harus mati. Yang lainnya masih panik. Sementara itu Goku, dengan keras ia memikirkan suatu jalan. Dan kemudian, ia menghadap ke belakang, ke teman-temannya. Goku tersenyum.
"Ada apa, Goku?" Krillin dan yang lainnya terlihat tak mengerti. Kemudian, Goku menjelaskan, "Setelah aku pikir-pikir, hanya inilah cara untuk menyelamatkan planet Bumi"
Selanjutnya : Versi Teks Dragon Ball Z Kai Episode 95 Bagian 2
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
Gohan melawan Cell dengan penuh amarah, dan akhirnya berhasil membuat mahluk itu terluka parah. Kekuatan Cell berkurang drastis, ia bahkan harus memuntahkan Android delapan belas karena sudah tak lagi bisa mengendalikan tubuh sempurnanya. Dan mau tak mau, iapun kembali ke bentuk sebelumnya. Namun begitu, Cell tetap keras kepala. Dengan sisa-sisa tenaganya, ia terus berusaha untuk menyerang Gohan. Akan tetapi tentu saja, serangan demi serangan yang Cell lancarkan mampu ditahan dan bahkan dibalikkan oleh Gohan.
Tak mau kalah begitu saja, Cell nekat dan membesarkan badannya. Perut, tangan, kepala, seluruh bagian tubuhnya mengembung bagaikan balon, pertanda kalau dirinya telah siap untuk meledakan diri, menciptakan ledakan yang agaknya jauh dari cukup untuk meledakan planet Bumi.
-------- Dragon Ball Z Kai 95 --------
Selamat Tinggal Semuanya! Hanya Ini Cara Untuk Menyelamatkan Bumi
Teks Version by www.Beelzeta.com
Selamat Tinggal Semuanya! Hanya Ini Cara Untuk Menyelamatkan Bumi
Teks Version by www.Beelzeta.com
Cell tertawa, badannya semakin dan semakin membesar, "Aku akan meledakan diri!!" Ucapnya, "Aku memang akan mati, tapi setidaknya kalian juga akan ikut bersamaku!! Planet ini akan hancur bersama dengan kita semua!!"
"Apa!?" Gohan kaget, begitu juga dengan para pejuang yang menonton.
"Meledakkan diri!?"
"Cih, aku tak akan membiarkannya!!" Gohan bersiap untuk menyerang. Akan tetapi, Cell memberinya peringatan, "Tunggu, sebaiknya kau diam saja di situ!! Kalau aku terkena sedikit saja guncangan, maka aku akan langsung meledak!! Dengan kata lain, itu hanya akan mempercepat kematian kalian"
Gohan yang mulanya tenang kini mulai memasang tampang bingung, panik, dan ia tak tahu harus berbuat apa. Sementara Cell, ia terus saja tertawa dan membesar, "Waktunya tinggal satu menit lagi! Kalau sudah begini, aku sendiripun tak akan bisa menghentikannya"
"Celaka ..." Ucap Krilin.
"Bagaimana ini? Kita harus melakukan sesuatu!" Lanjut Ten Shin Han.
"Tak bisa! Kita sudah terlambat" Ucap Picollo.
"Empat puluh detik lagi" Cell menghitung mundur.
Gohan masih tampak kebingungan, dan perlahan ia mulai menyesal. Saat Cell terluka parah, ayahnya berteriak-teriak memintanya agar sesegera mungkin menghabisi Cell. Akan tetapi, saat itu Gohan malah lebih memilih untuk menyiksanya, bermain-main melawan mahluk itu.
"Jadi, ini yang dimaksud oleh ayah? Sial, sial, sial!!" Gohan kesal dan memukul-mukul tanah.
"Semua ini salahku, seharusnya Cell ku bunuh dari tadi"
"Ti-tiga puluh detik lagi" Ucap Trunks.
"Bumi akan hancur, sial!" Ucap Picollo.
"Yaahahahahaha!!!" Dengan wajah besarnya yang sekarang terlihat lucu itu, Cell terus tertawa, seolah puas meski iapun harus mati. Yang lainnya masih panik. Sementara itu Goku, dengan keras ia memikirkan suatu jalan. Dan kemudian, ia menghadap ke belakang, ke teman-temannya. Goku tersenyum.
"Ada apa, Goku?" Krillin dan yang lainnya terlihat tak mengerti. Kemudian, Goku menjelaskan, "Setelah aku pikir-pikir, hanya inilah cara untuk menyelamatkan planet Bumi"
Selanjutnya : Versi Teks Dragon Ball Z Kai Episode 95 Bagian 2
Comments
Post a Comment