Sebelumnya : Cøde:Breaker Chapter 187
Sakura begitu kaget saat melihat hasil perolehan suara di ponselnya, "Du-dua puluh enam ribu suara!? Apa yang sebenarnya terjadi? Padahal belum terlalu lama!?"
"Jumlahnya tak mungkin bisa meningkat drastis secepat ini, apakah para angel itu merubah hasil voting itu sendiri!?" Toki juga terlihat begitu bingung. Tapi kemudian saat ia melihat ke ponselnya, ia mendapat suatu berita, berita yang menunjukkan secara detail kejahatan yang tersangka lakukan :
Otowatooru Jirou (35)
Pada tanggal 4 Juli 20xx, ia menculik Shiori-chan (9), seorang gadis yang hanya kebetulan lewat di daerah Koudan, kemudian membunuhnya dan bahkan mengambil gambar kematiannya. Mayatnya dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan melemparnya ke laut. Saat itu, dia membungkus bagian tubuh Shiori-chan dengan tasnya sendiri, dan membalutnya dengan sangat erat menggunakan perban.
"Apa!? Mereka mengunggah detail kejahatan yang para penjahat itu lakukan!?"
"Mereka bahkan mendapat informasi yang seharusnya tidak disebarkan ke publik!"
Roman Shouichi (40)
Pada tanggal 6 Agustus 20xx, ia menerobos rumah Masatsuki yang ada di daerah Fuyutsuki dan menusuk tubuh Miyu yang saat itu sedang berada di ruang keluarga sekitar lebih dari tiga puluh kali sebelum akhirnya mengambil bayi Miyu yang masih berusia enam bulan, melemparnya ke lantai, membunuhnya.
"Ukhhh!!!"
"Ini terlalu ..."
"Apa benar mereka manusia!?" Ucap kaget teman-teman Sakura.
"Tak bisa dimaafkan ..."
"Jadi ini penyebabnya ya ..." Ucap Toki. "Mereka menggunakan ini untuk memanas-manasi orang-orang, dan menyebabkan mereka memberikan suara. Akan ada banyak orang yang emosinya terpancing, dan langsung menekan tombol mati. Jika kondisinya terus begini, kemungkinan suara yang masuk akan mencapai hingga delapan puluh ribu ..."
Jbuakkkkk!!!!! Sakurakouji memukul hancur tembok.
"Sakura-chan!?"
"Tak bisa dimaafkan ...
Orang-orang itu benar-benar tak bisa dimaafkan!!!!" Bahkan Sakura yang begitu menentang membunuhpun ikut kesal, "Hukum bahkan tak bisa memberi para iblis itu ganjaranyang layak, tak bisa dimaafkan!!!!!"
"Sa-Sakurakouji ..."
"Orang-orang ini ...
Mereka harus ..." Sakura bahkan ikut terpengaruh, dan bersiap untuk menekan tombol death.
"Mati ..."
"Aaarkhhh!!!!" Sakura masih bisa mengendalikan dirinya, kemudian dengan cepat melempar ponsel yang dibawanya. "Tidak, aku tak bisa melakukannya ..." Betapa jahatnyapun mereka, tetap saja Sakura merasa tak boleh membunuh. Akan tetapi, tidak dengan teman-temannya. Emosi mereka benar-benar terpancing.
"Orang-orang itu benar-benar harus mati!!"
"Benar, mereka memang terlalu kejam!!"
"Eh?" Sakura kaget.
"Jujur aja, aku bisa mengerti kenapa orang-orang memvote agar mereka dibunuh saja!"
"Aku juga!! Aku ingin membunuh mereka lagi dan lagi sampai mereka merasakan ketakutan akan kematian!!"
"Yaa, aku setuju!!"
"Hei hei, semuanya ..." Sakura mencoba untuk menengahi, yang kemudian dilanjutkan oleh Momoji, salah seorang teman perempuan Sakura, "Ta-tapi, kita tidak boleh melakukannya ... Mereka sudah dihukum oleh hukum bukan? Mereka sudah menerima ganjaran atas perbuatan mereka ..."
"Jangan terlalu optimis!!!" Teman-teman Sakura masih emosi.
"Apa kau pikir kami bisa diam saja setelah mengetahui apa yang orang-orang itu telah perbuat!?"
"Aku benar0benar sedang kesal sekarang!!"
"Mereka bisa sekejam itu bahkan dengan anak kecil dan orang tak bersalah, apa jadinya kalau mereka kembali lagi suatu hari nanti!?"
"Hukum saja terlalu bagus untuk mereka!!"
"Ya, mereka tak bisa dimaafkan!!!"
"Seperti yang mereka katakan, mata dibalas mata, gigi dibalas gigi, kita tak boleh membiarkan para pembunuh itu hidup!!"
"Ta-tapi, itu ..."
"Kalau begitu kenapa tak langsung kalian bunuh saja!!!?" Aoba membentak orang-orang tadi, teman-teman Sakura yang begitu kesal. "Pergi saja bunuh mereka dengan tangan kalian sendiri!! Bukan dengan menekan tombol, tapi bunuh langsung!! Kalian tak bisa melakukan itu kan!? Kalian cuma bisa bicara!! Kalian cuma pengecut yang sok mau menjadi pahlawan!!"
"Aoba, jangan menyalahkan mereka, mereka hanya mengatakan apa yang ada di pikiran mereka, mereka tidak bilang kalau membunuh itu perbuatan yang baik ..." Ucap Sakura. "Lagipula mereka tidak menekan tombol untuk memvote mati ..."
"Mengatakan apa yang ada di pikiran mereka? Pada akhirnya, mereka semua akan mengeluarkan pikirannya ..."
"Aoba ..."
"Kalau kalian kesal, bunuh mereka dan bersiaplah untuk menanggung kematian mereka seumur hidup kalian!!!" Aoba mencengkram leher baju Maeda, pemuda itu.
"Itu tidak bagus ..." Ogami tiba-tiba saja mencengkram dan melepas cengkraman tangan Aoba.
"Kau boleh marah, kesal, benci ...
Tapi jangan menyentuhkan tanganmu untuk hal-hal seperti itu selama kau ingin tetap menjadi manusia ... Kalau kau melakukannya, maka kau tak akan berbeda dengan mereka ... Kau akan menjadi iblis, dan aku akan membakar siapapun yang telah menjadi iblis, siapapun orangnya ..."
"O-Ogami ..."
Shattttt!!!!!
Seseorang tiba-tiba saja menjerat dan menarik ponsel-ponsel mereka dengan talinya. Ya, tidak salah lagi, itu adalah ulah kak Heike. "Apalagi, mereka yang sudah dihukum oleh hukum tidak perlu dihukum lagi. Para jenis langka yang menggunakan kemarahan orang-orang untuk menjadikan eksusi mereka sebagai keadilan benar-benar seorang iblis ..."
"Se-senpai ..."
"Lalu, kode Hammurabi, yaitu mata dibalas mata gigi dibalas gigi, memang sering disalah artikan sebagai hukum yang mengizinkan balas dendam. Padahal sebenarnya, itu adalah untuk membatasi hukuman agar tidak menjadi seenaknya. Hukum tidak hanya ada untuk memberi hukuman pada orang jahat, itu adalah untuk mewakili pemikiran manusia ..."
"Benarkah?"
"Kalian boleh terbakar oleh amarah, tapi tolonglah tetap bersikap rasional ...
Dan kalaupun ada penjahat yang tak bisa ditangani oleh hukum ...
Kejahatan dibalas kejahatan, biarkan iblis yang membalas iblis ...
Kami para Cøde:Breaker yang akan menghukum mereka ..."
"Ogami ..."
"Percuma saja" Ucap Urusai, salah satu jenis langka anggota Angel yang telah siap untuk melakukan eksekusi, "Vote untuk mati akan segera mencapai angka delapan puluh ribu dan kami akan segera memulai eksekusinya. Bagaimanapun kau mempengaruhinya, insting manusia tak akan bisa diubah. Di luar mereka mungkin akan bersikap mementingkan keadilan, tapi di dalam hati, mereka masih ingin melihat para iblis itu dieksekusi. Itulah kenapa manusia begitu bodoh ..."
"Kami hanya butuh menang kan!?" Toki membentak lelaki itu, "Jadi kalau di pertaningan selanjutnya kami menang, kalian akan mengurang sepuluh ribu vote matinya kan?"
"Ya" Ucap Urusai.
Pertandingan selanjutnya adalah lomba lari bersama lima peserta dengan kaki saling terikat, "Para peserta harap bersiap di garis Start ..."
"Kita hanya perlu mengikat kaki kita dan lari bersama kan? Gampang ..." Ucap Toki.
"Kalau ikatannya lepas, kita akan didiskualifikasi, jadi ikat dengan erat ..."
"Ayo kita lakukan lari 2x5=6!!" Kak Heike mengikat dengan talinya.
"Gyaa!!"
"Kalian tak perlu khawatir, ikatan ini tak mungkin lepas begitu saja. Semakin kalian berlari, ikatannya akan semakin kuat."
Singkat cerita, tiap kelompok telah bersiap, dan ...
"Mulai!!!"
Perlombaan dimulai. Lomba itu diikuti oleh empat kelompok yang terdiri dari, kelompok di urutan paling belakang, yaitu kelompok teman-teman Sakura. Kemudian nomor tiga yaitu kelompok siswa biasa, nomor dua yaitu kelompok jenis langka, yang karena kekurangan pemain akhirnya mengajak dua siswa biasa.
Dan terakhir, kelompok yang untuk sementara memipin, yaitu Sakura dkk, seorang jenis langka dan empat Cøde:Breaker.
"Kalau masalah kekuatan, kita yang menang!"
"Ya, kita bisa melakukannya, ayo ikuti iramaku!!" Ucap Toki.
"Huh!? Jangan bercanda, akulah pimpinannya, jadi kalian harus mengikutiku!!" Ucap Ogami.
"Huh!? Siapa juga yang mau mengikutimu!?" Mereka berdebat.
"Apa kalian bodoh? Akulah boss mansion Shibuya, jadi ikuti langkahku!!" Ucap Rui.
"Semuanya, apa kalian lupa, akulah Code:02 !!" Kak Heike juga tak mau kalah.
"Ummm, kita tak harus melakukannya bersama kan? KIta bisa terus maju dengan kekuatan kita ..." Ucap Sakura.
"Kau pikir kami bisa menggunakan kekuatan kami dengan satu jenis langka disini!?"
Mereka terus berdebat.
"Tentu saja, tim merah memiliki empat boss di kelompok mereka, tapi dengan tanpa kerja sama, mereka semakin melambat!!" Ucap komentator yang tiba-tiba saja muncul, si kucing raksasa. "Kalian mungkin sudah terlatih, tapi itu percuma kalau tak melangkah secara bersama-sama ..."
"Mereka benar-benar payah ..."
"Aku pasti bisa memimpin kalau ada disana."
"Dan sementara mereka melambat, kelompok jenis langka memimpin!!"
"Coba lihat kecepatan mereka!! Kerja sama mereka juga begitu luar biasa, dua siswa tambahannya juga kelihatan bisa mengikuti ..."
"Tapi mereka berdua pingsan kan?"
"Hebat!! Mereka melangkah dengan strategi Sandwich mereka!! Mereka benar-benar terlihat seperti kotak makanan Sandwich!!"
"Kotak ... Makanan ... Sandwich ..." Mendengar kata-kata itu, Urusai mendadak berhenti, membuat keempat rekannya terjatuh.
"Bisakah kau tak berhenti tiba-tiba begitu!?"
"Oh, apa yang terjadi!? Suatu insiden terjadi pada tim putih!! Dengan ini, kemenangan kembali sulit untuk diprediksi ..."
Tim merah dan putih telah berada di kedudukan yang sama sekarang, dan mereka terus berusaha. "Lari, ayo tetap lari saja!!!"
"Sial, kalau saja dua orang ini tidak ikut!"
Dan akhirnya ...
Pemenangnya adalah ...
"Yaaahhh!!!!!"
Pemenangnya adalah kelompok tim teman Sakura. Ya, secara mengejutkan kelompok yang tadi paling belakang menjadi pemenangnya.
"Aku bahkan tak menyadari mereka ..." Ucap Yuuki.
"Apa!? Kalian menang!? Padahal tim kalian adalah yang paling lemah, bahkan Momoji yang buruk dalam olah raga juga ada disana ..." Ucap Aoba.
"Huh, jangan meremehkan kami ..." Ucap Maeda, "Ogami!! Kami mungkin tidak memiliki kemampuan-kemampuan yang mengagumkan seperti kalian, tapi tim olah raga adalah tentang saling bekerja sama, bukan sekedar masalah kekuatan!! Kami bisa melakukan apa yang kalian tida bisa!! Kami tak akan hanya diam saja setelah menyerahkan semua pekerjaan pada kalian, kami juga bagian dari tim merah!!"
"Maeda-kun ..." Sakura kagum.
"Huh, kalian mau menang? Padahal tadi ku pikir kalian juga kesal dengan para penjahat itu." Ucap Urusai.
"Diam!! Jujur saja, aku tak tahu mana yang benar dan buruk sekarang, tapi ...
Bagaimana bisa kau menyebut manusia sebagai mahluk haus darah yang bodoh!? Kami akan menghentikan hal-hal seperti pengadilan Angel kalian, dan menunjukan sisi baik dari manusia!! Sekarang, cepat ambil sepuluh ribu vote untuk matinya!!"
Akhirnya, vote untuk kematianpun diturunkan, dari 28786 menjadi 18786 ...
"Yeah!!!!!"
Bersambung ke Cøde:Breaker Chapter 189
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
Sakura begitu kaget saat melihat hasil perolehan suara di ponselnya, "Du-dua puluh enam ribu suara!? Apa yang sebenarnya terjadi? Padahal belum terlalu lama!?"
"Jumlahnya tak mungkin bisa meningkat drastis secepat ini, apakah para angel itu merubah hasil voting itu sendiri!?" Toki juga terlihat begitu bingung. Tapi kemudian saat ia melihat ke ponselnya, ia mendapat suatu berita, berita yang menunjukkan secara detail kejahatan yang tersangka lakukan :
Otowatooru Jirou (35)
Pada tanggal 4 Juli 20xx, ia menculik Shiori-chan (9), seorang gadis yang hanya kebetulan lewat di daerah Koudan, kemudian membunuhnya dan bahkan mengambil gambar kematiannya. Mayatnya dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan melemparnya ke laut. Saat itu, dia membungkus bagian tubuh Shiori-chan dengan tasnya sendiri, dan membalutnya dengan sangat erat menggunakan perban.
"Apa!? Mereka mengunggah detail kejahatan yang para penjahat itu lakukan!?"
"Mereka bahkan mendapat informasi yang seharusnya tidak disebarkan ke publik!"
Roman Shouichi (40)
Pada tanggal 6 Agustus 20xx, ia menerobos rumah Masatsuki yang ada di daerah Fuyutsuki dan menusuk tubuh Miyu yang saat itu sedang berada di ruang keluarga sekitar lebih dari tiga puluh kali sebelum akhirnya mengambil bayi Miyu yang masih berusia enam bulan, melemparnya ke lantai, membunuhnya.
"Ukhhh!!!"
"Ini terlalu ..."
"Apa benar mereka manusia!?" Ucap kaget teman-teman Sakura.
"Tak bisa dimaafkan ..."
"Jadi ini penyebabnya ya ..." Ucap Toki. "Mereka menggunakan ini untuk memanas-manasi orang-orang, dan menyebabkan mereka memberikan suara. Akan ada banyak orang yang emosinya terpancing, dan langsung menekan tombol mati. Jika kondisinya terus begini, kemungkinan suara yang masuk akan mencapai hingga delapan puluh ribu ..."
Jbuakkkkk!!!!! Sakurakouji memukul hancur tembok.
"Sakura-chan!?"
"Tak bisa dimaafkan ...
Orang-orang itu benar-benar tak bisa dimaafkan!!!!" Bahkan Sakura yang begitu menentang membunuhpun ikut kesal, "Hukum bahkan tak bisa memberi para iblis itu ganjaranyang layak, tak bisa dimaafkan!!!!!"
"Sa-Sakurakouji ..."
"Orang-orang ini ...
Mereka harus ..." Sakura bahkan ikut terpengaruh, dan bersiap untuk menekan tombol death.
"Mati ..."
"Aaarkhhh!!!!" Sakura masih bisa mengendalikan dirinya, kemudian dengan cepat melempar ponsel yang dibawanya. "Tidak, aku tak bisa melakukannya ..." Betapa jahatnyapun mereka, tetap saja Sakura merasa tak boleh membunuh. Akan tetapi, tidak dengan teman-temannya. Emosi mereka benar-benar terpancing.
"Orang-orang itu benar-benar harus mati!!"
"Benar, mereka memang terlalu kejam!!"
"Eh?" Sakura kaget.
"Jujur aja, aku bisa mengerti kenapa orang-orang memvote agar mereka dibunuh saja!"
"Aku juga!! Aku ingin membunuh mereka lagi dan lagi sampai mereka merasakan ketakutan akan kematian!!"
"Yaa, aku setuju!!"
"Hei hei, semuanya ..." Sakura mencoba untuk menengahi, yang kemudian dilanjutkan oleh Momoji, salah seorang teman perempuan Sakura, "Ta-tapi, kita tidak boleh melakukannya ... Mereka sudah dihukum oleh hukum bukan? Mereka sudah menerima ganjaran atas perbuatan mereka ..."
"Jangan terlalu optimis!!!" Teman-teman Sakura masih emosi.
"Apa kau pikir kami bisa diam saja setelah mengetahui apa yang orang-orang itu telah perbuat!?"
"Aku benar0benar sedang kesal sekarang!!"
"Mereka bisa sekejam itu bahkan dengan anak kecil dan orang tak bersalah, apa jadinya kalau mereka kembali lagi suatu hari nanti!?"
"Hukum saja terlalu bagus untuk mereka!!"
"Ya, mereka tak bisa dimaafkan!!!"
"Seperti yang mereka katakan, mata dibalas mata, gigi dibalas gigi, kita tak boleh membiarkan para pembunuh itu hidup!!"
"Ta-tapi, itu ..."
"Kalau begitu kenapa tak langsung kalian bunuh saja!!!?" Aoba membentak orang-orang tadi, teman-teman Sakura yang begitu kesal. "Pergi saja bunuh mereka dengan tangan kalian sendiri!! Bukan dengan menekan tombol, tapi bunuh langsung!! Kalian tak bisa melakukan itu kan!? Kalian cuma bisa bicara!! Kalian cuma pengecut yang sok mau menjadi pahlawan!!"
"Aoba, jangan menyalahkan mereka, mereka hanya mengatakan apa yang ada di pikiran mereka, mereka tidak bilang kalau membunuh itu perbuatan yang baik ..." Ucap Sakura. "Lagipula mereka tidak menekan tombol untuk memvote mati ..."
"Mengatakan apa yang ada di pikiran mereka? Pada akhirnya, mereka semua akan mengeluarkan pikirannya ..."
"Aoba ..."
"Kalau kalian kesal, bunuh mereka dan bersiaplah untuk menanggung kematian mereka seumur hidup kalian!!!" Aoba mencengkram leher baju Maeda, pemuda itu.
"Itu tidak bagus ..." Ogami tiba-tiba saja mencengkram dan melepas cengkraman tangan Aoba.
"Kau boleh marah, kesal, benci ...
Tapi jangan menyentuhkan tanganmu untuk hal-hal seperti itu selama kau ingin tetap menjadi manusia ... Kalau kau melakukannya, maka kau tak akan berbeda dengan mereka ... Kau akan menjadi iblis, dan aku akan membakar siapapun yang telah menjadi iblis, siapapun orangnya ..."
"O-Ogami ..."
Shattttt!!!!!
Seseorang tiba-tiba saja menjerat dan menarik ponsel-ponsel mereka dengan talinya. Ya, tidak salah lagi, itu adalah ulah kak Heike. "Apalagi, mereka yang sudah dihukum oleh hukum tidak perlu dihukum lagi. Para jenis langka yang menggunakan kemarahan orang-orang untuk menjadikan eksusi mereka sebagai keadilan benar-benar seorang iblis ..."
"Se-senpai ..."
"Lalu, kode Hammurabi, yaitu mata dibalas mata gigi dibalas gigi, memang sering disalah artikan sebagai hukum yang mengizinkan balas dendam. Padahal sebenarnya, itu adalah untuk membatasi hukuman agar tidak menjadi seenaknya. Hukum tidak hanya ada untuk memberi hukuman pada orang jahat, itu adalah untuk mewakili pemikiran manusia ..."
"Benarkah?"
"Kalian boleh terbakar oleh amarah, tapi tolonglah tetap bersikap rasional ...
Dan kalaupun ada penjahat yang tak bisa ditangani oleh hukum ...
Kejahatan dibalas kejahatan, biarkan iblis yang membalas iblis ...
Kami para Cøde:Breaker yang akan menghukum mereka ..."
"Ogami ..."
"Percuma saja" Ucap Urusai, salah satu jenis langka anggota Angel yang telah siap untuk melakukan eksekusi, "Vote untuk mati akan segera mencapai angka delapan puluh ribu dan kami akan segera memulai eksekusinya. Bagaimanapun kau mempengaruhinya, insting manusia tak akan bisa diubah. Di luar mereka mungkin akan bersikap mementingkan keadilan, tapi di dalam hati, mereka masih ingin melihat para iblis itu dieksekusi. Itulah kenapa manusia begitu bodoh ..."
"Kami hanya butuh menang kan!?" Toki membentak lelaki itu, "Jadi kalau di pertaningan selanjutnya kami menang, kalian akan mengurang sepuluh ribu vote matinya kan?"
"Ya" Ucap Urusai.
Pertandingan selanjutnya adalah lomba lari bersama lima peserta dengan kaki saling terikat, "Para peserta harap bersiap di garis Start ..."
"Kita hanya perlu mengikat kaki kita dan lari bersama kan? Gampang ..." Ucap Toki.
"Kalau ikatannya lepas, kita akan didiskualifikasi, jadi ikat dengan erat ..."
"Ayo kita lakukan lari 2x5=6!!" Kak Heike mengikat dengan talinya.
"Gyaa!!"
"Kalian tak perlu khawatir, ikatan ini tak mungkin lepas begitu saja. Semakin kalian berlari, ikatannya akan semakin kuat."
Singkat cerita, tiap kelompok telah bersiap, dan ...
"Mulai!!!"
Perlombaan dimulai. Lomba itu diikuti oleh empat kelompok yang terdiri dari, kelompok di urutan paling belakang, yaitu kelompok teman-teman Sakura. Kemudian nomor tiga yaitu kelompok siswa biasa, nomor dua yaitu kelompok jenis langka, yang karena kekurangan pemain akhirnya mengajak dua siswa biasa.
Dan terakhir, kelompok yang untuk sementara memipin, yaitu Sakura dkk, seorang jenis langka dan empat Cøde:Breaker.
"Kalau masalah kekuatan, kita yang menang!"
"Ya, kita bisa melakukannya, ayo ikuti iramaku!!" Ucap Toki.
"Huh!? Jangan bercanda, akulah pimpinannya, jadi kalian harus mengikutiku!!" Ucap Ogami.
"Huh!? Siapa juga yang mau mengikutimu!?" Mereka berdebat.
"Apa kalian bodoh? Akulah boss mansion Shibuya, jadi ikuti langkahku!!" Ucap Rui.
"Semuanya, apa kalian lupa, akulah Code:02 !!" Kak Heike juga tak mau kalah.
"Ummm, kita tak harus melakukannya bersama kan? KIta bisa terus maju dengan kekuatan kita ..." Ucap Sakura.
"Kau pikir kami bisa menggunakan kekuatan kami dengan satu jenis langka disini!?"
Mereka terus berdebat.
"Tentu saja, tim merah memiliki empat boss di kelompok mereka, tapi dengan tanpa kerja sama, mereka semakin melambat!!" Ucap komentator yang tiba-tiba saja muncul, si kucing raksasa. "Kalian mungkin sudah terlatih, tapi itu percuma kalau tak melangkah secara bersama-sama ..."
"Mereka benar-benar payah ..."
"Aku pasti bisa memimpin kalau ada disana."
"Dan sementara mereka melambat, kelompok jenis langka memimpin!!"
"Coba lihat kecepatan mereka!! Kerja sama mereka juga begitu luar biasa, dua siswa tambahannya juga kelihatan bisa mengikuti ..."
"Tapi mereka berdua pingsan kan?"
"Hebat!! Mereka melangkah dengan strategi Sandwich mereka!! Mereka benar-benar terlihat seperti kotak makanan Sandwich!!"
"Kotak ... Makanan ... Sandwich ..." Mendengar kata-kata itu, Urusai mendadak berhenti, membuat keempat rekannya terjatuh.
"Bisakah kau tak berhenti tiba-tiba begitu!?"
"Oh, apa yang terjadi!? Suatu insiden terjadi pada tim putih!! Dengan ini, kemenangan kembali sulit untuk diprediksi ..."
Tim merah dan putih telah berada di kedudukan yang sama sekarang, dan mereka terus berusaha. "Lari, ayo tetap lari saja!!!"
"Sial, kalau saja dua orang ini tidak ikut!"
Dan akhirnya ...
Pemenangnya adalah ...
"Yaaahhh!!!!!"
Pemenangnya adalah kelompok tim teman Sakura. Ya, secara mengejutkan kelompok yang tadi paling belakang menjadi pemenangnya.
"Aku bahkan tak menyadari mereka ..." Ucap Yuuki.
"Apa!? Kalian menang!? Padahal tim kalian adalah yang paling lemah, bahkan Momoji yang buruk dalam olah raga juga ada disana ..." Ucap Aoba.
"Huh, jangan meremehkan kami ..." Ucap Maeda, "Ogami!! Kami mungkin tidak memiliki kemampuan-kemampuan yang mengagumkan seperti kalian, tapi tim olah raga adalah tentang saling bekerja sama, bukan sekedar masalah kekuatan!! Kami bisa melakukan apa yang kalian tida bisa!! Kami tak akan hanya diam saja setelah menyerahkan semua pekerjaan pada kalian, kami juga bagian dari tim merah!!"
"Maeda-kun ..." Sakura kagum.
"Huh, kalian mau menang? Padahal tadi ku pikir kalian juga kesal dengan para penjahat itu." Ucap Urusai.
"Diam!! Jujur saja, aku tak tahu mana yang benar dan buruk sekarang, tapi ...
Bagaimana bisa kau menyebut manusia sebagai mahluk haus darah yang bodoh!? Kami akan menghentikan hal-hal seperti pengadilan Angel kalian, dan menunjukan sisi baik dari manusia!! Sekarang, cepat ambil sepuluh ribu vote untuk matinya!!"
Akhirnya, vote untuk kematianpun diturunkan, dari 28786 menjadi 18786 ...
"Yeah!!!!!"
Bersambung ke Cøde:Breaker Chapter 189
Comments
Post a Comment