Skip to main content

Versi Teks Cøde:Breaker Chapter 21

Sebelumnya : Cøde:Breaker Chapter 20

"Sial, kemana Ogami dan Sakura pergi? Hei, anak anjing, apa kau yakin ini jalannya?" Toki yang tubuhnya masih berada dalam bentuk anak-anak berlari menuju tempat Ogami dan Sakurakouji berada dengan mengikuti si anak anjing. Kemudian ketika ia sampai, Toki kaget. Tentu saja, terlihat pemandangan yang benar-benar di luar dugaannya.

Haruto terbakar oleh api biru Ogami, dan Sakura berusaha untuk memadamkan api itu dengan cara memeluknya.

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Sakura?"


"Hentikan! Hentikan!!" Ucap Sakura. Sementara Haruto yang belum benar-benar terbakar terus-terusan berteriak menahan rasa panasnya, "Sial!!! Aku tak akan mati, aku tidak akan mati!!! Ah, panas!!!! Tidak, terlalu anas!! Kau ... Kau tak akan bisa ..."

Jesssss

Di luar dugaan api itu berhasil dipadamkan. Toki dan Ogami semakin kaget saja dibuatnya.


Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Api milik Ogami benar-benar menghilang? Apakah ini ... Kekuatan jenis langka milik Sakura?"

"Hahaha!!!" Ogami tertawa. "Jadi kau cukup serius mempertaruhkan nyawamu untuk mencegahku menghabisi sampah ya? Benar-benar ... Sangat menarik" Ucapnya.

"Ba-bagaimana tadi kau bisa ..." Bahkan Haruto tampak kaget tak percaya.

"Bukankah harusnya kau lega kalau apinya telah padam? Aku tidak tahu kenapa, tapi lewat sedikit saja kau pasti akan mati" Ucap Sakura.

"Gadis ini ..." Haruto menyadari sesuatu, "Dia bahkan tidak tahu apa-apa mengenai kekuatannya?"

Grebbb!!!! Tiba-tiba Sakurakouji menggigit perut Haruto.

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Eehhh!? Hei, apa yang kau???"

"Jadi kau tidak merasakan rasa sakit ya?" Sakurakouji bertanya. Dan memang benar, saat tadi ia menggigit perut Haruto, lelaki itu tak merasakan rasa sakit.

"Luka bakar yang mematikan. Jadi dulu kau mencoba untuk selamat dari api milik Ogami dengan cara memotong lenganmu ya ... Hiduplah" Ucap Sakurakouji, "Siapapun kau, sesulit apapun itu, berjuanglah untuk hidup"

"Ap-apa!? A-akulah yang berusaha untuk membunuhmu, kenapa kau malah ..."

"Aku tidak tahu alasanmu" Ucap Sakura, "Tapi tidak mungkin kau yang bahkan sampai melakukan hal itu untuk bertahan hidup tidak mengerti pentingnya kehidupan. Jadi, berhentilah membunuh"

Haruto terdiam.

"Sayangnya, tidak akan terjadi seperti itu" Ogami kembali mengeluarkan api biru dari tangan kirinya, "Haruto, aku akan membunuhmu sekarang. Tidak ada alasan untuk membiarkan sampah di antara sampah hidup ketika mereka kembali membunuh setelah menghindari kematian"

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Ogami, kau pikir kau siapa!?" Sakurakouji masih tak terima.
"Apa kau pikir kau berhak menentukan siapa yang harus hidup dan siapa yang tidak?"

"Ya, aku berhak" Ogami benar-benar bersiap untuk kembali menyerangnya, "Bagaimanapun itu adalah satu-satunya alasan keberadaanku"

"Hentikan!!!" Sakurakouji berdiri melindungi Haruto. Tapi kemudian, cplasss!!! Sebuah cambuk yang berkilau dihantamkan di antara mereka berdua, di antara Sakurakouji dan Ogami, seolah ingin menghentikan aksi Ogami.

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Apa? Apa itu? Cambuk yang berkilau?" Sakurakouji bertanya-tanya.

"Misimu hanyalah untuk menjaga Sakurakouji" Seorang pemuda tiba-tiba saja muncul. Ialah yang melakukan hal tadi, "Membunuh si pembunuh bukanlah misimu. Sebagai anggota Cøde:Breaker, aku tidak bisa menerima itu, Code 6 Rei Ogami"

Ternyata pemuda itu tak lain adalah kak Heike.

"Kak Heike!?"

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Apa, jadi kak Heike juga adalah seorag Cøde:Breaker!?" Sakurakouji benar-benar tak menyangka.

"Sakura, orang itu kerjaannya hanyalah mengintip pekerjaan orang lain, kemudian menilainya dengan senang hati dan mengadukannya pada atasan" Ucap Toki.

"Kau salah, Toki" Heike tak terima, "Aku adalah juri. Juri yang menentukan apakah Cøde:Breaker telah membuat keputusan yang tepat dan tidak" Jelasnya.

"Oh, jadi Cøde:Breaker tidak bisa seenaknya melakukan apa yang mereka inginkan ya?" Ucap Sakura.

"Ya. Jika nilainya tinggi, mereka akan selangkah lebih dekat dengan tujuan mereka sendiri. Tapi jika nilainya rendah, mereka akan kehilangan hak untuk menjadi Cøde:Breaker, seperti sekarang ini" Jelas Heike.

"Ogami mendapatkan enam puluh lima poin, dan Toki mendapatkan lima poin"

"Apa!!?" Toki benar-benar tak terima, "Kenapa nilaiku kecil sekali!?"

"Kurasa tubuhmu yang kecil ini sudah dengan jelas membuktikan kelalaianmu, bukan?" Heike mendoer kepala Toki sementara ia dengan tubuh kecilnya tak mampu melawan, "Setidaknya aku lebih baik daripada saat kau kehilangan kekuatanmu!!"

"Ah, anak nakal ...
Sepertinya kau butuh sedikit hukuman" Heike bersiap untuk melakukan sesuatu. Tapi sebelum ia melakukan hal itu, mendadak Toki meminta maaf, "Maaf"

Kelihatannya lelaki itu begitu ketakutan dengan hukuman yang heike maksud.

"Hebat sekali" Ucap Sakura, "Toki yang biasanya berbuat seenaknya meminta maaf. Sepertinya kau tahu cara yang baik untuk mengajarkan orang lain sebuah pelajaran"

"Kau mau mencobanya, Sakura?"

"Ya, tentu saja"

"Guk!! Guk!!!" Si anak anjing hendak menyampaikan sesuatu.
"Ada apa, anak anjing?"

Saat mereka sibuk bercakap-cakap, tanpa disadari Haruto telah menghilang.

"Si pembunuh bayaran, Haruto, menghilang!!?"

Untuk itu, Ogamipun bersiap untuk pergi menyusul.

"Tunggu, Ogami" Cegat Heike. "Misimu kali ini tidak termasuk membunuh si pembunuh. Jika kau melakukannya, aku akan mengambil seluruh poinmu, mengerti?"

"Silakan" Ogami hanya tersenyum dan tidak peduli, "Aku tak tahu apa yang kau pikirkan tapi aku tetap akan membakar Haruto sampai menjadi abu"

"Aku yakin kau memiliki pekerjaan lain yang prioritasnya lebih tinggi? Jika kau punya waktu untuk melakukan hal lain, bagaimana kalau, minum teh bersamaku, Ogami?" Heike telah menyiapkan meja dan perlatan teh sebelumnya.

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Kau sudah menantikan ini, bukan" Ucap Toki.

Ogami tetap tak peduli, hanya diam dan berjalan menuju tempat tujuan.

"Ogami! Tunggu!! Mau kemana kau? Apakah kau akan membunuh Haruto?"

"Tenang saja, Sakurakouji, dia hanya pergi untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan padanya. Jangan dihiraukan" Ucap Heike. "Mari kita rayakan keselamatanmu dengan minum teh"

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Kue ini enak juga" Ucap Toki.

"Pagi hari di bawah sinar matahari adalah yang terbaik. Oh tidak ... Awannya terlihat seperti akan turun hujan"


Di sisi lain, hujan telah turun. Seorang bapak-bapak yang kelihatannya sudah cukup renta keluar dari sebuah toko sambil mengenakan sebuah payung.

"Takayama" Seseorang memanggilnya dari belakang. Dan ternyata, orang itu tak lain adalah ayah Sakura. "Aku adalah pemimpin gang Kizakura, Sakurakouji Goutoku" Ucapnya dengan tatapan yang suram. Tapi tiba-tiba, tatapan matanya berubah menjadi tajam.

"Eh?"

"Aku telah mendapat banyak informasi dari anggota intelejensiku kalau kaulah yang menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh putriku. Izinkan aku membayar hutang padamu"

"A-apa yang kau katakan? Aku tak melakukan apapun" Bapak-bapak itu ketakutan. Namun bukannya menyerang atau apa, ayah Sakurakouji malah bersujud di hadapannya.

"Maafkan aku!!! Aku tak akan pernah melupakan saat itu. Peluru yang mengambil nyawa anggota keluargamu itu diarahkan padaku. Dan kehadiranku di tempat itulah yang menyebabkan kematian mereka. Aku tahu sebanyak apapun aku meminta maaf, aku tak akan bisa membayar aApa yang telah aku lakukan. Silakan lakukan apapun yang kau mau dengan hidupku. Tapi sebagai gantinya, tolong jangan sentuh putriku"

"Kau ..." Tampang polos bapak-bapak tadi tiba-tiba saja berubah menjadi seperti seorang psikopat, "Kau menyuruhku untuk membebaskan putrimu? Omong kosong macam apa yang kau katakan hah, dasar bajingan!!! Untuk apa aku membunuhmu? Yang akan aku lakukan adalah membunuh anak-anak para Yakuza agar mereka merasakan rasa sakit yang sama!!!!!" Bapak-bapak itu menginjak-injak kepala ayah Sakurakouji.

Cøde:Breaker Chapter 21 - Beelzeta.com

"Tolong jangan sakiti anak-anak lagi ...
Tolong sakiti saja aku" Ayah Sakurakouji terus memelas.

"Ini balas dendam!!! Walaupun orang yang menembakan peluru telah dihukum oleh hukum, istri dan anakku tetap tidak akan kembali!!! Hukuman dari hukum tak akan bisa memuaskan rasa marah atau kesedihanku!!! Aku akan membunuh semua anak-anak itu untuk selama-lamanya!!! Hahaha!!!!"

Bapak-bapak bernama Takayama itu akhirnya pergi, meninggalkan ayah Sakurakouji yang masih bersujud di bawah derasnya hujan.

"Tunggulah sebentar lagi" Bapak-bapak itu melihat ke arah foto istri dan anaknya.
"Aku akan membunuh lebih banyak, lebih banyak lagi. Ini adalah balas dendam untuk keadilan. Aku akan merekrut lebih banyak lagi pembunuh bayaran menggunakan asuransi jiwaku. Dan membunuh semua anak Yakuza" Takayama berjalan melewati suatu gang. Dan disana, seseorang tiba-tiba saja menghadangnya.

"Tidak ada alasan bagi seorang sampah yang berhenti menjadi seorang manusia untuk hidup" Ternyata ia adakah Ogami.

"Eh?" Takayama menghadap ke belakang. Dan sebelum ia sempat melihat banyak, tangan kiri Ogami telah mencengkram kepala bapak-bapak itu.

"Mata dibalas mata, gigi dibalas gigi, kejahatan dibalas kejahatan"

Ogami membakarnya hingga menjadi debu. Benar-benar tanpa perasaan, mengakhiri lelaki yang dalam pikirannya masih penuh dengan dendam itu.

"Tidak ada belas kasihan untukmu. Karena apapun alasannya, sekali kau membunuh orang ...
Kau hanyalah sebuah sampah. Dan kau tak akan pernah menjadi manusia lagi" Ucap Ogami dan pergi.

Bersambung ke Cøde:Breaker Chapter 22
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments