Sebelumnya : Dragon Ball Z Kai Episode 96 Bagian 1
"Dengan satu seranganku ini, maka Bumi akan hancur! Kemudian, aku akan pindah ke planet lain dengan menggunakan gerak kilat. Kekuatan maha dahsyat ini benar-benar tidak pernah aku bayangkan sebelumnya"
"Sial, tidakkah ada cara untuk menghentikannya? Apakah Bumi benar-benar akan hancur dengan cara seperti ini?"
"Hahahaha!!!!" Cell tertawa, "Sekarang ini, aku sudah memiliki kekuatan untuk menghancurkan Bumi dan seluruh sistem Tata Surya. Ada apa Gohan? Ayo tunjukkan perlawanan terakhirmu!!"
"Cepat lakukan, percuma saja kalau aku melawan" Ucap Gohan pasrah.
"Aku tak mau ayahku mati sendirian, semuanya juga pasti merasa begitu"
"Huh, sayang sekali. Aku tak mau berlama-lama lagi, jadi akan aku hancurkan semuanya sekarang" Bola energi kamehameha telah muncul di antara kedua telapak tangan Cell.
"Sudah berakhir, Bumi akan hancur" Gohan semakin pasrah. Tapi kemudian ...
"Oi, apa kau bisa mendengarku!?" Tiba0tiba Goku berbicara padanya. "Jangan putus asa, Gohan! Gohan!!"
"A-ayah!?" Gohan kaget dan melihat ke atas, "Dimana kau?"
"Aku ada di alam kemanian. Aku berbicara denganmu melalui bantuan dewa Kaiou" Jelas Goku. "kau masih memiliki tenaga kan? Kau lawan saja jurus kamehamehanya dengan kamehamehamu! Aku yakin kau pasti akan menang!"
"Tapi sekarang, aku hanya bisa menggunakan satu lenganku saja" Ucap Gohan. "Selain itu, tenagaku juga sudah habis setengahnya"
Dari kejauhan, Gohan terlihat seperti orang gila, berbicara sendiri. Yah, memang hanya Gihan yang bisa mendengar suara Son Goku saat itu.
"Bicara dengan siapa dia?" Krilin bertaya-tanya.
"Bicara sendiri karena terlalu ketakutan ya?" Cell masih bersiap.
"Kau pasti bisa!" Ucap Goku lagi. "Percayalah dengan kekuatanmu, Gohan. Sekarang ini, kau adalah petarung terkuat di Alam Semesta"
"Aku mengerti, ayah" Semangat Gohan kembali. "Aku akan melakukan yang terbaik"
"Aku senang kok disini bersama dewa Kaiou, jadi sekarang kau masih harus hidup di Bumi"
"Ya, itu benar sekali" Ucap dewa Kaiou.
"Maafkan aku, ayah. Ayah meninggal itu semua karena salahku"
"Kau tak perlu sedih, Gohan. Meski ayah sudah mati, ayah akan selalu ada di sisimu"
"Tapi ..."
"Kalau begitu, balaskanlah kematian ayah! Kalahkanlah Cell"
"Baik" Gohan bersiap. Ia kembali memancarkan tenaga, hingga membuat Cell dan yang lainnya kaget. "Gohan ..."
"Dia akan menyerang!" Ucap Krilin.
"Ka ... Me ... Ha ... Me ..."
"Jadi kau mau melawan seranganku ya?"
"T-tak bisa, tenaga Gohan jauh lebih kecil"
"Ha!!!!!!!" Mereka berdua saling melesatkan kamehameha masing-masing.
"Disini terlalu berbahaya, ayo kita menjauh" Ucap Krilin, dan kemudian terbang sambil membawa tubuh Android nomor 18. Setelahnya, Yamcha dan yang lainnya menyusul.
Akhirnya kedua tembakan kamehameha telah saling bertubrukan, menciptakan suatu ledakan bola raksasa yang begitu kuat. Awalnya, mereka tampak imbang. Tapi kemudian, terlihat kalau Cell lebih mampu mendominasi.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Kai Episode 96 Bagian 3
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
"Dengan satu seranganku ini, maka Bumi akan hancur! Kemudian, aku akan pindah ke planet lain dengan menggunakan gerak kilat. Kekuatan maha dahsyat ini benar-benar tidak pernah aku bayangkan sebelumnya"
"Sial, tidakkah ada cara untuk menghentikannya? Apakah Bumi benar-benar akan hancur dengan cara seperti ini?"
"Hahahaha!!!!" Cell tertawa, "Sekarang ini, aku sudah memiliki kekuatan untuk menghancurkan Bumi dan seluruh sistem Tata Surya. Ada apa Gohan? Ayo tunjukkan perlawanan terakhirmu!!"
"Cepat lakukan, percuma saja kalau aku melawan" Ucap Gohan pasrah.
"Aku tak mau ayahku mati sendirian, semuanya juga pasti merasa begitu"
"Huh, sayang sekali. Aku tak mau berlama-lama lagi, jadi akan aku hancurkan semuanya sekarang" Bola energi kamehameha telah muncul di antara kedua telapak tangan Cell.
"Sudah berakhir, Bumi akan hancur" Gohan semakin pasrah. Tapi kemudian ...
"Oi, apa kau bisa mendengarku!?" Tiba0tiba Goku berbicara padanya. "Jangan putus asa, Gohan! Gohan!!"
"A-ayah!?" Gohan kaget dan melihat ke atas, "Dimana kau?"
"Aku ada di alam kemanian. Aku berbicara denganmu melalui bantuan dewa Kaiou" Jelas Goku. "kau masih memiliki tenaga kan? Kau lawan saja jurus kamehamehanya dengan kamehamehamu! Aku yakin kau pasti akan menang!"
"Tapi sekarang, aku hanya bisa menggunakan satu lenganku saja" Ucap Gohan. "Selain itu, tenagaku juga sudah habis setengahnya"
Dari kejauhan, Gohan terlihat seperti orang gila, berbicara sendiri. Yah, memang hanya Gihan yang bisa mendengar suara Son Goku saat itu.
"Bicara dengan siapa dia?" Krilin bertaya-tanya.
"Bicara sendiri karena terlalu ketakutan ya?" Cell masih bersiap.
"Kau pasti bisa!" Ucap Goku lagi. "Percayalah dengan kekuatanmu, Gohan. Sekarang ini, kau adalah petarung terkuat di Alam Semesta"
"Aku mengerti, ayah" Semangat Gohan kembali. "Aku akan melakukan yang terbaik"
"Aku senang kok disini bersama dewa Kaiou, jadi sekarang kau masih harus hidup di Bumi"
"Ya, itu benar sekali" Ucap dewa Kaiou.
"Maafkan aku, ayah. Ayah meninggal itu semua karena salahku"
"Kau tak perlu sedih, Gohan. Meski ayah sudah mati, ayah akan selalu ada di sisimu"
"Tapi ..."
"Kalau begitu, balaskanlah kematian ayah! Kalahkanlah Cell"
"Baik" Gohan bersiap. Ia kembali memancarkan tenaga, hingga membuat Cell dan yang lainnya kaget. "Gohan ..."
"Dia akan menyerang!" Ucap Krilin.
"Ka ... Me ... Ha ... Me ..."
"Jadi kau mau melawan seranganku ya?"
"T-tak bisa, tenaga Gohan jauh lebih kecil"
"Ha!!!!!!!" Mereka berdua saling melesatkan kamehameha masing-masing.
"Disini terlalu berbahaya, ayo kita menjauh" Ucap Krilin, dan kemudian terbang sambil membawa tubuh Android nomor 18. Setelahnya, Yamcha dan yang lainnya menyusul.
Akhirnya kedua tembakan kamehameha telah saling bertubrukan, menciptakan suatu ledakan bola raksasa yang begitu kuat. Awalnya, mereka tampak imbang. Tapi kemudian, terlihat kalau Cell lebih mampu mendominasi.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Kai Episode 96 Bagian 3
Comments
Post a Comment