Skip to main content

Versi Teks Dragon Ball Z Kai Episode 98 Bagian 2

Sebelumnya : Dragon Ball Z Kai Episode 98 Bagian 1

"Oh, Trunks! Kau baik-baik saja?" Neneknya menghampiri, hendak menolongnya. Namun, Trunks menepis tangan itu, menolak untuk dibantu.

"Dia benar-benar mempunyai harga diri yang tinggi seperti ayahnya." Ucap Bulma. "Bagus bagus, Trunks! Nah, sekarang berdirilah."

Trunkspun kembali mencoba untuk berdiri, meskipun kakinya masih sedikit gemetar.

"Nah, bagus, begitu, Trunks!"
"Dia anak yang kuat."


Di sisi sang juara gadungan, Mr.Satan ...

Dengan gagahnya, menggunakan jubah kebesarannya, Mr.Satan keluar dan menyambut para penggemar yang telah menunggunya di luar. "Arrrkhhhh!!!!" Mr.Satan bersiap untuk menunjukan kemampuannya. Di depan, tampak beberapa tumpuk genteng telah menunggu.

"Malam ini, kami sudah menyiapkan dua puluh genteng! Ini luar biasa. Seingatku, Mr.Satan, sebelum Turnamen Cell Game, kau menyusun lima belas genteng dan yang tidak hancur hanya satu. Bagaimana menurutmu sekarang?"

"Aku sudah jauh berkembang dari waktu itu!" Ucap Mr.Satan. "Aku telah banyak melakukan latihan khusus."

"Hebat!! Memang begitulah seharusnya pahlawan kita, Mr.Satan!" Ucap pembawa acara.

"Pnjam sebentar!" Mr.Satan mengambil microphone yang dibawa oleh orang itu. Kemudian berbicara ke arah kamera, "Anak-anak yang menonton adegan ini, mohon jangan ditiru ya! Berjanjilah padaku!"

Itu saja, Mt.Satanpun kembali mengembalikan microphonenya.

"Memang beginilah yang kita harapkan dari orang terkuat di Bumi, Mr.satan!! Bukan hanya kuat, tapi dia juga mementingkan keselamatan masyarakat!!"

"Fiuh" Satan menghela nafas, berdiri mengumpulkan tenaga di depan tumpukan genteng yang sebenarnya kalah jauh dibanding orang seiya yang mampu menghancurkan sebuah planet.

Setelah cukup lama mengumpulkan tenaga, kemudian dengan lebainya lelaki berambut kribo itupun menyerang. Blash Blash Blash, satu per satu genteng berhasil di hancurkan. Sampai akhirnya, hanya tersisa satu.

"Uwooooo!!!! Luar biasa!!!! Sama seperti saat tu, dia hanya menyisakan satu genteng. Tapi ini luar biasa, dia telah menghancurkan sembilan belas genteng! Kekuatan yang sungguh menakjubkan!!! Kau hebat, Mr.Satan!!!"


Dari lintasan naga yang ada di akhirat, ternyata Goku dan yang lainnya menonton aksi itu. "Dewa Kaiou, Mr.Satan itu benar-benar jago berakting ya." Ucap Goku.

"Memang di setiap tempat pasti ada orang seperti dia." Ucap dewa Kaiou.

"Aha, kau benar-benar tahu segalanya ya."

"Tentu saja! Ngomong-ngomong, Goku ..."

"Ada apa?"

"Senaiknya sekarang kita membangun rumah untuk ditempati."

"Ah, benar juga. Tapi, dewa Kaiou, apa di Akhirat ini ada tukang kayunya?"

"Ada satu disini." Ucap dewa Kaiou.

"Jangan-jangan dewa Kaiou tukang kayu?"

"Tentu saja bukan bodoh!!!! Ayo lebih baik kita segera membangunnya!!!" Teriak kesal dewa Kaiou.

"Ah, begitu ya. Tapi, dewa Kaiou, aku itu jagonya menghancurkan sesuatu. Aku tidak jago kalau dalam urusan membuat sesuatu."

"Aku memang tak berharap banyak padamu." Dewa Kaiou berkeliling melihat-lihat tanah di sekitar jalan naga yang mungkin saja bisa dibanguni. Sampai kemudian, iapun menemukan tempat yang cukup layak.

"Di sini bagus, kita bangun saja tempatnya disini."

"Di sini ya?"

Dragon Ball Z Kai Episode 98 - Beelzeta.com

"Yups, ayo kita langsung mulai saja." Dewa Kaiou naik ke daratan kecil itu.


Kembali ke masa depan, di sisi Trunks ...

"Tunggu sebentar, apa yang terjadi?" Buma bertanya, kemudian melihat sekeliling tubuh Trunks, "Kenapa kau bisa bertambah tinggi secepat ini?"

"ya, di masa lalu, terdapat ruang dimensi dan waktu yang terletak di Istana Dewa. Aku berlatih di sana selama satu tahun, meskipun di luar baru satu hari." Jelas Trunks.

"Aku tidak begitu mengerti, tapi skurulah kau bisa pulang dengan selamat." Ucap Bulma.
"Lalu, bagaimana hasilnya? Kalau dilihat dari raut wajahmu, kelihatannya berhasil?"

"Ya" Jawab Trunks.

Bulma membuatkan putranya minum, kemudian kembali melanjutkan pembicaraan.

"Begitu ya, ternyata Son-kun tetap meninggal ...
Tapi, Gohan-kun berhasil membalas kematiannya, kan?"

"Ya, Di sana, aku juga berjuang dengan ayah."

"Dengan Vegeta?"

"Ternyata ayah memang bukan orang yang dingin. Ketika aku dibunuh oleh Cell, ayah begitu marah dan bertarung dengan gagah berani melawan Cell."

Selanjutnya : Dragon Ball Z Kai Episode 98 Bagian 3
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments