Skip to main content

Versi Teks Hunter x Hunter Chapter 150

Sebelumnya : Hunter x Hunter Chapter 149

"Jan, Ken, Paa!!!!!" Sambil ditonton oleh Killua, Gon mengeluarkan jurus rahasianya. Mulai dari sebuah tembakan aura kecil yang bahkan lebih terlihat imut dibanding berbahaya.

"Ooh?" Killua kaget. Bukan karena hebat, melainkan karena yah, terlalu lemah.

"Selanjutnya" Dengan percaya diri Gon lanjut ke teknik berikutnya, "Mulai dengan tangan, Ken!! Jan!! Chi!!!" Gon menebas menggunakan aura, dan iapun berhasil memotong setangkai daun. "Ya! Berhasil!!!" Gon begitu puas.

"Apa ini pertama kalinya kau berhasil?"
"Bukan, ini sudah yang kelima kalinya!!"

"Oh, lalu berapa banyak gagalnya?"


"Umm, tapi rasio keberhasilanku meningkat, satu di antara sepuluh sekarang!"

"Ya, baiklah. Tapi apa kau harus selalu mengatakan yel seperti itu tiap kali mau menyerang?"

"Eh? Iya juga ya, atau nanti malah nggak mirip seperti senjata rahasia."

"Kalau begitu juga, lawanmu akan langsung menyadarinya dan punya cukup waktu untuk bersiap. Apa yang akan kau lakukan kalau dia menyerangmu saat kau bicara?"

"Menghindarinya sambil terus bicara." Jawab Gon.

Lalu Killua kembali bertanya, "Kalau nggak bisa menghindar?"

"Terus bicara."

"..." Killua menyerah dan berbicara langsung pada Biscuit, "Apa kau yakin kalau dia bisa!?"

"Tentu saja, dia masih punya sesuatu yang harus disempurnakan. Tapi itu sangat banyak memotivasinya. Aku yakin percuma kalau memaksanya melakukan sesuatu yang dia tidak suka. Ada tiga kemungkinan, serangan jarak dekat (Batu), serangan jarak sedang (Gunting), dan serangan jarak jauh (Kertas). Kalau dia menyempurnakan semuanya, itu akan menjadi senjata yang dahsyat" Ucap Biscuit. "Lalu, kau sendiri bagaimana?"

"Aku? Aku memikirkan banyak hal. Tapi ...
Aku memilih ini" Killua menunjukan sesuatu.

"Oh, listrik digabungkan dengan ini ya, ide yang bagus. Kau juga akan punya senjata yang hebat" Ucap Biscuit.

"Iya kan? Aku punya banyak teknik yang masih dalam pembelajaran."
"Oh"


"Kalian sudah bekerja keras sampai sekarang. Kita akan memulainya besok." Ucap Biscuit ke mereka berdua.

"Ya, pertama, dasarnya."

"Maksudku bukan latihan, tapi memulai permainannya." Ucap Biscuit.

"Eh?"


Setelah berbulan-bulan hanya berlatih, akhirnya mereka memulai permainannya. Keesokan hariya, mereka memulai perjalanan untuk mengumpulkan kartu-kartu kunci. Pertama menuju sebuah pohon raksasa.

"besar kan?" Ucap penjaga pohon itu. "Dikatakan bahwa serangan legendaris, King White Ookuwagata, hanya tinggal di pohon ini. Dia biasanya hanya tinggal di lubangnya, sangat jarang untuk melihatnya. Hanya ada satu cara untuk menangkapnya, yaitu kau harus menggoyangkan pohonnya saat dia muncul."

"Ku kira ada jalan lain, memasang perangkap misalnya."
"Hei hei, ini video game, memang begitu peraturannya." Ucap Killua.

"Ini adalah bagian yang harus kau pukul." Terdapat suatu bagian di pohon yang telah diukiri, "Tapi kalau kau pikir pohon ini akan bergerak hanya dengan sedikit pukulan, kau salah besar. Sejauh ini, hanya tujuh orang yang berhasil menangkapnya."

"Sedikit sekali ..."

"Hahaha, jangan lupa kalau ada ratusan orang yang mencoba untuk menangkapnya!" Ucap penjaga.

"Tidak ada musuh disini. Jadi, kau bisa mengeluarkan semua kekuatanmu." Ucap Biscuit.

"Ya" Gon mendekat dan bersiap untuk memukul bagian itu.

"Hei hei, tangan kosong? Apa kau yakin? Aku bisa saja meminjamkan palu ini kalau kau mau"

Gon tidak membutuhkannya. Hanya dengan tangan kosong, ia bersiap untuk memukul. "Jan!! Ken!! Gu!!!!!!"

Berbeda dengan saat menggunakan serangan jarak jauh dan jarak menengah, ketika ia menggunakan serangan jarak dekat, tipe yang benar-benar dikuasainya, Gon menciptakan serangan yang begitu dahsyat. Tak hanya membuat pohon itu bergerak, melainkan bergoyng hebat sampai-sampai banyak serangga berjatuhan dari atasnya.

"Woah!! Hujan serangga!!!"
"Kau hebat, banyak sekali!!!"
"Banyak jenis kumbang, lihat!!!"

"Ini dia!!" Di antara banyaknya kumbang itu, terdapat beberapa kumbang yang mereka cari, yaitu King White Ookuwagata. "Ada lagi disini!!" "Ada satu juga disini!!"

"..." Penjaga terdiam.

"Yah! Kita behasil mendapat tiga King White Ookuwagata!!"

"Aku sudah bekerja di hutan ini selama bertahun-tahun. Tapi, ini pertama kalinya aku melihat orang menangkap tiga-tiganya hanya dengan sekali pukulan."

"Tadi aku menahan diri." Ucap Gon.

"Eeeh?"

"Kupikir kalau aku serius, pohonnya bisa terluka."

"..."

Hening.

"Karena kita sudah disini, kenapa tidak kita tangkap lebih banyak saja?"
"Eh? benar juga, kita pasti bisa menukarnya dengan banyak uang. Dia bilang hanya tujuh orang yang berhasil mendapat kartu ini. Berarti, banyak orang yang menginginkan ini"

"Percuma" Ucap Gon.
"Perubahan maksimal kartu ini adalah tga puluh, tapi kita hanya bisa merubah ketiga kartu pertama. Ketujuh orang yang lain pasti juga berpikiran yang sama dengan kita"

"Yah, kalau begitu, ayo pergi ke tempat berikutnya" Ucap Biscuit, dan merekapun pergi.


Mereka sampai di depan sebuah kastil, dimana di gerbangnya seorang lelaki berjubah hitam menghadang. "Apa? Berikan perempuan muda yang terkurung disini pada kalian? Hanya orang-orang tertentu yang bisa keluar masuk disini. Jika kalian mencoba masuk dengan cara illegal, perangkap yang sangat berbahaya sudah dipasang. Dan anda akan mati sebelum mencapai ruangan yang dia tempati." Ucap lelaki itu. Akan tetapi, pada kenyataannya ...

"Aku menemukannya, dia disembunyikan di ruang rahasia, raung bawah tanah lantai empat." Killua sudah masuk dan berhasil membawa keluar perempuan yang dimaksud.

"Apa!!? Tak akan aku biarkan ini berakhir seperti ini!!!" Penjaga itu kesal. Namun dengan mudah, Killua memukulnya sampai terpental.

"Yeah, sekarang kita punya Gold Powder Young Girld" Gadis tadi diubah menjadi kartu, sebuah kartu kunci dengan nomor 40, level A-13.

Perburuan terus berlanjut.

"Selanjutnya, kita ubah arah, kita akan menuju ke arah selatan dari pohon yang ada di titik awal. Di Kota Judi, Dorias, ada cara untuk mendapatkan tiga kartu lainnya disana."

"hebat, sejak kapan kau mengetahui semua informasi itu?"

"Aku punya sumber terpercaya." Ucap Biscuit. "Aku punya banyak waktu saat kalian latihan. Dengan penampilanku, pemain lain tidak akan terlalu waspada, dan tiga ragu-ragus untuk bicara."

"Oh iya, besok tanggal 15 kan?"
"Ah, ada turnamen di kota Antakiba!!" Ucap Gon.

"Kita dekat ke kota itu. Jadi, kita bisa kesana kan, Bisc?"
"Ditambah, kita punya kartu pertahanan sekarang."

Mereka pergi kesana dan singkat cerita pasangan Gon dan Killua memenangkan turnamennya.

"Dapat!!! Knight Necklace!!"

Hadiahnya adalah sebuah kartu kunci nomor 84, Knight Necklace, level D-50.

"Aku sudah membaca penjelasannya, tapi aku masih belum terlalu mengerti." Ucap Gon.
"Lebih baik kita tanyakan saja di Trade Shop, kita bisa belajar sihir dari kartunya sendiri"

Merekapun pergi ke toko dan penjaga disana memberikan penjelasan, "Pemain yang memakai benda ini akan mendapat edek reflek. Ditambah, jika anda punya kartu yang ada efek Transform atau Fake, mereka akan kembali ke bentuk semula."

"Ah! Keren, jadi kita tak perlu khawatir kalau kecurian."
"Benar, tapi kita mengubahnya menjadi benda, kita tak akan bisa mengembalikannya lagi menjadi kartu."
"Ya, dan kartu ini adalah hadiah dari turnamen bulanan. Jadi kau hanya bisa mendapatkannya setahun sekali."

"Kalian berdua, coba lihat dengan lebih teliti." Ucap Killua.

"Eh?"

"Levelnya D. Itu berarti, kita bisa memakai Recycle." Jelas Killua.

"Hmm, kenapa kartu yang hanya bisa didapat satu tahun sekali ini levelnya D ya?"
"Mungkin karena ... Kita bisa memakai Compromise dan Corruption. Jika semua kondisinya terpenuhi, kita bisa memperbanyaknya. Ini kartu yang bagus untuk ditukar."

Setelah melakukan berbagai perispannya, merekapun menggandakan kartu itu dan merubahnya ke dalam bentuk benda, yaitu sebuah kalung, Dan, Gon memakainya.

"Ya!! Sekarang kita tak perlu takut!!"
"Ayo pergi ke kota judi, Dorias!!"

Merekapun pergi ke sana. Dan singkat cerita, mereka telah berhasil mengumpulkan tiga kartu kunci yang dimaksud, yaitu :

Kartu nomor 25, Risky Dice, level B-30
Dadu yang memiliki 20 sisi. 1 sisi kesialan dan 19 sisi keberuntungan sempurna. Jika saat dilempar yang muncul adalah keberuntungan sempurna, maka pengguna akan mengalami keberuntungan. Namun jika yang muncul adalah kesialan, maka pengguna akan mengalami kesialan sejumlah keberuntungan yang di dapat sampai saat itu.

Kartu nomor 64, Witch's Aphrosdiac, level B-30
Sebuah botol obat yang berisi 500 butir Lozenge. Dengan ini, pengguna akan membuat target yang meminumnya menuruti apapun yang pengguna perintahkan. Durasi efeknya satu minggu.

Kartu nomor 90, Memory Helmet, level A-20
Ketika pengguna menggunakan helm ini, ia akan bisa mengingat semua informasi yang didapatnya saat itu. Benda ini besar, berat, dan membuat sakit kepala.

"Gampang!!!!!" Ucap Killua dan Gon sambil melakukan tos.

"Gampang? Dasar. Itu adalah hasil latihan kalian selama tiga bulan ini" Ucap Biscuit.

Bersambung ke Hunter x Hunter Chapter 151
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments