Skip to main content

Versi Teks Beelzebub Chapter 48

Sebelumnya : Beelzebub Chapter 47

Perjalanan Oga dan Furuichi di dunia iblis telah berakhir. Mereka kembali, dan menjalani sisa-sisa liburan. Sampai akhirnya ...


Furuichi mendatangi Oga dan memberitahu informasi mengenai kepindahan mereka. Dalam keadaan setengah tersadar, Oga yang masih mengantuk tak terlalu mengerti. "Pindah? Apa maksudmu?"

"Info transfer ini, jadi kamu belum melihatnya ya?" Furuichi membawa selembar informasi mengenai kepindahan mereka. Pasca hancurnya SMA Ishiyama, untuk sementara murid-murid dipindahkan ke berbagai sekolah yang berbeda. "Sampai sekolahnya selesai diperbaiki, kita akan belajar di ruang sekolah lain."


Setelah bergegas, mereka pergi ke stasiun sambil masih membicarakan masalah tadi. "Meminjam ruangan di sekolah lain? Murid sekolah kita kan banyak, bagaimana bisa?"

"Tidak semuanya masuk ke sekolah yang sama. Mereka membagi-bagi kita ke sekolah yang berbeda-beda." jelas Furuichi. "Dan yang menjadi sekolah tujuan kita adalah ..."

"Sekolah Saint Ishiyama? Apa ini bercanda??"


Di sekolah yang dimaksud, para siswa dan siswi juga sibuk membicarakan mengenai kepindahan beberapa murid Ishiyama itu. "Hei, apa kalian sudah mendengar beritanya?"
"Ya, sudah. Gangster sekolah akan datang kesini mulai hari ini, kan?"

"Hah? Serius??" beberapa dari mereka masih belum tahu dan kaget. Namun, ada juga yang sudah tahu banyak. "Dan kudengar, sekolah kita akan kedatangan kelompok yang paling parah."
"Aaah, bagaimana jadinya semester baru kita ya?"

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com


Sosok misterius berambut panjang itu kembali dan melapor pada tuannya. "Hmm, tumben kau datang dengan mood yang baik, apa yang terjadi di Vlad Haunt, Athrun?"

Orang itu bernama Athrun.

"Bukan begitu, aku hanya senang karena misiku sukses seratus persen." ucapnya. "Aku berhasil mendapatkan ketiga belas harta yang dicuri."

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Oh, baguslah kalau begitu."

"Tapi ..."

"Tapi?"

"Aku bertemu dengan seseorang yang tak pernah kubayangkan sebelumnya." ucap Athrun.
"Tak pernah kau bayangkan?"

"Anak termuda Beelzebub ketiga, dan kontraktornya."

"Wah, kontraktornya ada di dunia iblis?"

"Apa perlu aku membereskannya?"

"Tidak. Kamu juga akan bertemu dengannya nanti di dunia nyata, kan?
Untuk saat ini, akrablah dengan raja dari negeri lalat."


Dari kejauhan, Hilda dan Alaindelon mengamati sekolah Saint Ishiyama. Dan karena kelas Oga dan yang lainnya berada di pinggir, jadi mereka terlihat dari luar. "Ada yang salah disini." ucap Hilda. "Apa maksudmu?"

"Aku tak mengerti kerumitan dalam menyusun kelas, tapi biasanya mereka dibagi-bagi berdasarkan tingkatan mereka, kan?"

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Benar juga." ucap Alaindelon.

"Kalau tidak salah, Toujou kelas tiga, dan Kunieda adalah anak kelas dua, bagaimana bisa mereka semua sekelas dengan Oga yang kelas satu?"


Di kelas, para siswa Ishiyama juga tak mengerti dengan hal ini. Mereka bertanya-tanya, terutama Kanzaki, anak kelas tiga. "Kenapa kalian bisa sekelas denganku hah, anak baru!?"

"Yah, bertanya padakupun juga tak ada gunanya." jawab Furuichi, yang kebetulan duduk di sebelahnya. "Woi, lihat aku kalau sedang bicara!" bentak Kanzaki. "Sial, kenapa aku harus sekelas dengan kalian!?"

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Itu juga yang mau aku tanyakan." ucap Oomori, siswi kelas dua, teman Kunieda yang duduk di kursi belakang Kanzaki. "Kenapa aku harus sekelas dengan lelaki brengsek sepertimu ..."

"Oi oi, tak ada gunanya kalian berdebat." ucap Himekawa, siswa kelas tiga. "Kurasa susuan ini tak terlalu menjadi masalah, terutama untuk tempat duduknya. Benar kan, Aoi-chan?"

Himekawa duduk di sebelah Kunieda. "Aku tak merasa ini bagus atau tidak, tapi bagaimanapun ini sudah keputusan guru kan." ucap Aoi, siswi kelas dua. Meski tak mau mengakui, terlihat kalau ia menyukai posisi duduknya. Di sebelah kirinya adalah tempat duduk Himekawa, sementara di sebelah duduk lelaki yang ia sukai, Oga.

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Benar-benar apa adanya, mungkin ini takdir." ucap Shimokawa, siswa kelas dua yang duduk di depan Aoi. Dari dulu, lelaki yang juga dijuluki Mr.Good Night ini selalu suka merayu Kunieda.

Dor!

Tanimura menembaknya. Gadis itu adalah siswi kelas satu, teman Aoi yang duduk di belakang.

"Hahaha, ditembak di hari pertama perpindahan. Wah, memalukan sekali, ya?" ucap ketua MK5. Kelima anggota kelompok berandal tersebut duduk paling kiri.
"Kalian tak berhak mengatakan itu!!" bentak Shimokawa.

Di belakang, duduk anak-anak kelas tiga. Jinno, Aizawa, dan Toujou. "Hei Toujou, apa kau sudah mendengarnya?" Aizawa berbisik, "Mereka mengatakan kalau sekolah kita adalah sarang orang-orang bodoh, jadi membiarkan semua sekelas bukanlah masalah."

"Hmm? Aku tidak peduli, sebentar lagi waktuku untuk kerja." ucap Toujou.

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Sedikitpun kau tidak tertarik!!?"

Di bagian pojok, terlihat juga Shiroyama, dan Natsume, anak kelas tiga.
"kalau begini ..."
"Haha, bagus sekali." ucap Natsume.

"Baik, semuanya harap tenang dan duduk di tempat masing-masing!!" Seorang guru masuk ke dalam kelas dan langsung menulis namanya di papan, Sadohara Takumi. Tak kalah dengan para siswanya, guru itu memiliki wajah yang sangar.

"Mulai hari ini, aku akan bertanggung jawab atas kelas ini. Namaku Sadohara, panggil aku Sadohara-sensei. Kudengar, kalian termasuk yang paling rendah di sekolah sialan itu. jadi, langsung saja, selama kalian berada di sini, jangan pikir kalian bisa bertindak seenaknya seperti saat di sana!!" ucap guru itu.

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

Para siswa hanya duduk terdiam, mendengarkan.

"Kalian yang memulai pemberontakan tanpa sebab, kalian yang memulai kekerasan, dan kalian semua yang tak tahu cara mentaati peraturan, akan diskors dan dihukum."

"Apa-apaan guru ini?" pikir Furuichi.

"Ya, sepertinya aku harus melakukan ini terlebih dahulu, akan kutunjukkan pada mereka." pikir guru itu. Dan kemudian, "Ayo kita mulai. Kau!!" pak guru melirik ke Himekawa. "Apa-apaan kaos yang kau kenakan itu? Itu tidak diperbolehkan di sekolah ini, cepat lepaskan!!"

"Mau apa memangnya kau, pak guru?"

"Apa kau tidak takut diskors hah!?"

"Seharusnya bapak yang mendengar kata-kataku."

"Apa!?"

"Bagiku memecat seorang guru bukanlah masalah." Himekawa merangkul pak guru itu dan menunjukkan suatu foto di ponselnya, "Sadohara Takui, 27 tahun, sudah cerai, apakah kalangan atas sepertimu suka masuk toko seperti ini??"

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

Himekawa adalah seorang putra pengusaha guru, mencaritahu mengenai aib seseorang bukanlah hal yang sulit baginya.

"Ke-kenapa orang ini? Bagaimana dia bisa tahu informasi itu!?" pikir takut guru itu. Dan kemudian berkata, "Ah, tadi aku hanya bercanda, kaosmu bagus kok. Apa aku menakuti kalian? Hahaha!"

"Cih, sebaiknya kubatalkan taktik menakut-nakutinya." pikir pak guru, "Aku akan melakukan yang lebih sederhana. Mereka adalah orang-orang yang hanya mengerti kekuatan murni. Kalau aku bisa mengalahkan yang terkuat, maka sisanya akan menurut begitu saja."

"Baiklah, untuk mempermudah perkenalan di antara kita, ayo kita beradu panco." pak guru menantang mereka, "Siapa yang paling kuat di sini?"

Merekapun menoleh ke Toujou.

"Oh, kamu ya? Saat kutanya, semua melihatmu. Kamu punya otot yang bagus." ucap pak guru.

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Ya." ucap Toujou datar.

"Fufufu, kasihan sekali kau." pikir pak guru dengan percaya diri. "Sejak dulu aku tak pernah kalah dalam adu panco."

Setelahnya merekapun bersiap. "Siap ... Mulai!!"

Jbraaakkk!!! Toujou langsung membanting tangan pak guru hingga merusak meja.

"Ah, sial, sepertinya aku terlalu berlebihan." ucap Toujou.
Para siswa terdiam.

"Ahaha, ternya kamu memang kuat ya." ucap pak guru, masih mencoba untuk terlihat keren. Namun dalam hati, "A-apa-apaan mereka ini?? Tidak ada satupun yang normal!! Kalau aku tak melakukan sesuatu, aku akan kehilangan kehormatanku. Aku harus melakukan sesuatu secepatnya. Ah, ketemu!! Itu dia, domba kecilku!!"

Pak guru melirik ke arah Oga yang tertidur sambil mengajak bayi. ia mengira kalau Oga adalah orang yang lemah, namun ia sudah membuat keputusan yang benar-benar keliru. Pak guru menantang orang yang salah.

"Hei kau, bangun!" bentak pak guru.

"Ng??"

"Kenapa kamu membawa bayi, hah? Di sini bukan tempat pengasuhan!!"

"Ah, ya ..."

"Jangan ya saja!! Ikut aku ke kantor kepala sekolah!!"

"Muuu ..." bayi Beel terbangun.
"Aah, kau sudah membangunkannya."

"Hm?"

"Gyaaaaaaaaahhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!" bayi Beel mengeluarkan listrik yang menyengat pak guru dan Oga.

Beelzebub Chapter 48 - Beelzeta.com

"Kasihan ..."
"Dia tak tahu kalau ada yang tak boleh diganggu." pikir Furuichi.

Begitulah. Kehidupan mereka di sekolah Saint Ishiyama dimulai. Dan sejak saat itu, pak guru Sadohara tak pernah mengajar lagi. Kapok, dan selalu saja izin sakit.

Bersambung ke Beelzebub Chapter 49
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments