Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 197 Bagian 4
Dan tak sampai hitungan detik setelah ledakan itu, Olive langsung menyerang kembali dengan pukulan. Namun dengan cepat, tubuh Pikon seolah menghilang, kemudian muncul dari belakang dan balik menyerang. Sama dengan Pikon, Olive juga melakukan hal yang sama. Hal itu terus berlanjut, pertarungan antara mereka berdua benar-benar sengit.
Begitu cepat dan kuat, orang-orang yang ada di bawah sampai tak bisa berkomentar banyak. Bahkan Goku, ia juga tampak kagum.
Batsssss!!!! Pada suatu titik, Olive mampu menendang jatuh Pikon. Merekapun kembali ke bawah, dan kembali lagi melanjutkan pertarungan di sana, saling pukul dan tahan.
Ledajan kekuatan terjadi di berbagai penjuru, begitu cepat hingga bahkan Goku tak mampu melihat gerakannya. "Aku tak dapat melihat gerakannya. Luar biasa, Pikon dan Olive benar-benar petarung yang luar biasa. Inikah kekuatan para petarung di alam baka?"
Pertarungan terus berlanjut. Masih sangat sengit seperti tadi. Tapi pada akhirnya, Olive berhasil diserang hingga terpental ke luar arena. Dan dengan ini, ia kalah.
Olive kembali masuk ke arena, kemudian dengan berani mengakui kekalahannya, "Kau tak perlu berkata apapun, aku mengaku kalah."
Olive mengajukan telapak tangannya, dan merekapun saling berjabat tangan.
"Pemenangnya adalah Pikon!!!" ucap pembawa acara.
Goku terdiam, dan ia tampak kagum ...
"Bagaimana menurutmu, Goku-chan?" Dai Kaiou bertanya.
"Luar biasa ... Aku jadi gemetar ..." ucap Goku.
"Takut ya? Berhubung kau masih baru, wajar saja kalau kau gemetar." ucap Kaiou Barat. Namun kemudian Goku berkata, "Kenapa? Aku gemetar justru karena terlalu bersemangat! Aku begitu senang!"
"Eeeh!? Senang?"
"Hahaha!! Lakukanlah yang terbaik, Goku-chan!!" ucap Dai Kaiou.
Kelihatannya, pertarungan antara mereka berdua memang sudah tak bisa dihindarkan lagi. Goku melawan Pikon. "Senang sekali rasanya jika dapat bertarung dengan para petarung yang luar biasa itu." ucap Goku.
Bersambung ke Dragon Ball Z Episode 198
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
Dan tak sampai hitungan detik setelah ledakan itu, Olive langsung menyerang kembali dengan pukulan. Namun dengan cepat, tubuh Pikon seolah menghilang, kemudian muncul dari belakang dan balik menyerang. Sama dengan Pikon, Olive juga melakukan hal yang sama. Hal itu terus berlanjut, pertarungan antara mereka berdua benar-benar sengit.
Begitu cepat dan kuat, orang-orang yang ada di bawah sampai tak bisa berkomentar banyak. Bahkan Goku, ia juga tampak kagum.
Batsssss!!!! Pada suatu titik, Olive mampu menendang jatuh Pikon. Merekapun kembali ke bawah, dan kembali lagi melanjutkan pertarungan di sana, saling pukul dan tahan.
Ledajan kekuatan terjadi di berbagai penjuru, begitu cepat hingga bahkan Goku tak mampu melihat gerakannya. "Aku tak dapat melihat gerakannya. Luar biasa, Pikon dan Olive benar-benar petarung yang luar biasa. Inikah kekuatan para petarung di alam baka?"
Pertarungan terus berlanjut. Masih sangat sengit seperti tadi. Tapi pada akhirnya, Olive berhasil diserang hingga terpental ke luar arena. Dan dengan ini, ia kalah.
Olive kembali masuk ke arena, kemudian dengan berani mengakui kekalahannya, "Kau tak perlu berkata apapun, aku mengaku kalah."
Olive mengajukan telapak tangannya, dan merekapun saling berjabat tangan.
"Pemenangnya adalah Pikon!!!" ucap pembawa acara.
Goku terdiam, dan ia tampak kagum ...
"Bagaimana menurutmu, Goku-chan?" Dai Kaiou bertanya.
"Luar biasa ... Aku jadi gemetar ..." ucap Goku.
"Takut ya? Berhubung kau masih baru, wajar saja kalau kau gemetar." ucap Kaiou Barat. Namun kemudian Goku berkata, "Kenapa? Aku gemetar justru karena terlalu bersemangat! Aku begitu senang!"
"Eeeh!? Senang?"
"Hahaha!! Lakukanlah yang terbaik, Goku-chan!!" ucap Dai Kaiou.
Kelihatannya, pertarungan antara mereka berdua memang sudah tak bisa dihindarkan lagi. Goku melawan Pikon. "Senang sekali rasanya jika dapat bertarung dengan para petarung yang luar biasa itu." ucap Goku.
Bersambung ke Dragon Ball Z Episode 198
Comments
Post a Comment