Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 196 Bagian 1
Di tengah percakapan mereka, suatu suara tiba-tiba saja terdengar dan semakin mendekat, "Kaiou Utara sudah mati, dia sudah mati! Ye!" Ternyata itu Kaiou Barat, Timur, dan Selatan. Mereka bertiga tampak begitu senang sambil menyanyikan yel-yel Kaiou Utara sudah mati.
"A-apa yang kalian katakan!!?" Kaiou Utara benar-benar malu, sementara mereka terus mendekat sambil mengatakan kalimat itu, "Kaiou Utara sudah benar-benar mati!"
"Mari ucapkan selamat atas kematian Kaiou Utara!" Mereka sampai di depan Kaiou Utara dan kemudian memasang pose.
"Apa yang kalian maksud dengan ucapan selamat itu hah!?" Bentak Kaiou Utara, "Dan kenapa kalian semua ada di sini!?"
"Aku mengundang mereka kemari karena sangat tidak biasa ada Kaiou yang mati." Jelas Kaiou Barat. "Benar sekali, jadi kita akan merayakan acara dalam rangka kematian seorang Kaiou!"
"Tidak! Acara macam apa itu!?" Bentak Kaiou Utara.
"Siapa orang-orang yang bersama Kaiou-sama?" Goku tak tahu dan bertanya pada Olive. Kemudian lelaki itu menjelaskan, "Mereka juga adalah para Kaiou, yaitu Kaiou Barat, Timur, dan Selatan."
"Waah, ada berapa banyak Kaiou di sini?" Ucap Goku penasaran. Kemudian, Olive kembali menjelaskan, "Ada Kaiou Utara, Barat, Timur, dan Selatan. Di sini juga ada Neraka, jalur naga di alam baka, dan empat planet Kaiou. keempat Kaiou itu memiliki tugas untuk melindungi masing-masing penjuru. Planet Dai Kaiou terletak di atas planet para Kaiou, dan bahkan lebih tinggi dari langit."
"Wah, jadi akhirat seperti itu ya, aku tak pernah membayangkannya sebelumnya." Ucap Goku.
"Aku sendiri tidak menyangka kalau aku sudah mati." Ucap Olive.
Sementara itu, Kaiou Timur tampak sedang mengamati lingkaran di atas kepala Kaiou Utara, "Kau benar-benar sudah mati ya." Ucapnya sambil memainkan benda itu.
"Tak perlu dibahas! Mengganggu saja kau wanita tua!!"
"Apa katamu!?" Bentak Kaiou Timur.
"Hei hei kalian, jangan berdebat!" Kaiou Barat melerai. "Ini adalah momen yang sudah kita tunggu-tunggu selama tiga ratus tahun, mari kita adakan turnamen dari semua penjuru!"
"Turnamen seluruh penjuru!?"
Semua kaget. Dan setelah dibicarakan dengan Dai Kaiou, ternyata itu menyambut ide itu dengan baik. "Sebuah kompetisi bela diri di alam baka? Ide bagus, Kaiou barat."
"Ya, terimakasih."
"Dan untuk pemenang turnamennya, aku akan melatihnya."
"Eeeehhh!?"
"Da-Dai Kaiou-sama!?"
"Melatih sang juara!?"
"Bisakah kau melatih juara untuk waktu yang lama?" Goku bertanya.
"Ini adalah kesempatan." Ucap Olive.
"Apa ini mimpi?" Pikon begitu senang.
"Ini pasti akan menarik!"
"Ngomong-ngomong, sudah berapa lama kita tidak mengadakan turnamen?" Dai Kaiou mengelus-elus janggutnya. "Ikuti aku!" Ia kemudian masuk ke dalam suatu ruangan yang ada di belakangnya.
Semuanya mengikuti, menelusuri lorong demi lorong ruangan secara berputar-putar, hingga akhirnya mereka sampai di depan sebuah pintu.
"Di sini." Ucap Dai Kaiou, kemudian ia membuka gerbang tersebut. Dan ternyata, di dalam ruangan itu terdapat tempat yang mirip luar angkasa. Terdapat beberapa batu-batu meteorit, planet-planet, bintang ...
"Kita akan mengadakan turnamennya di sini!" Ucap Dai Kaiou.
"Keren!!!" Ucap Goku.
"Menakjubkan!"
"Baiklah, aku akan berusaha untuk menjadi juara, lalu aku akan dilatih oleh Dai Kaiou-sama!" Goku bersemangat. Mendengar kata-kata itu, Kaiou timur tampak ragu, "Kau ingin ikut dalam turnamen itu juga??"
"Tentu saja!" Ucap Goku.
"Tapi kau kan masih baru, jangan meremehkan para petarung di alam baka ini!"
"Kaiou Timur, meskipun dia baru di sini, tapi Goku sangat kuat!" Ucap Kaiou Utara.
Kemudian setelah berpikir sejenak, Kaiou Timur mendapat suatu ide, "Baiklah, kalau begitu akan akan memberikannya ujian."
"Eeh?"
"Kalau kau mampu berlari lebih cepat dariku, berarti kau sudah memenuhi syarat untuk ikut turnamen."
Kaiou Timur menantang Goku balapan.
"Lagi-lagi seperti itu ..."
"Kebiasaan ..." Ucap Kaiou Barat dan Selatan.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 196 Bagian 3
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
Di tengah percakapan mereka, suatu suara tiba-tiba saja terdengar dan semakin mendekat, "Kaiou Utara sudah mati, dia sudah mati! Ye!" Ternyata itu Kaiou Barat, Timur, dan Selatan. Mereka bertiga tampak begitu senang sambil menyanyikan yel-yel Kaiou Utara sudah mati.
"A-apa yang kalian katakan!!?" Kaiou Utara benar-benar malu, sementara mereka terus mendekat sambil mengatakan kalimat itu, "Kaiou Utara sudah benar-benar mati!"
"Mari ucapkan selamat atas kematian Kaiou Utara!" Mereka sampai di depan Kaiou Utara dan kemudian memasang pose.
"Apa yang kalian maksud dengan ucapan selamat itu hah!?" Bentak Kaiou Utara, "Dan kenapa kalian semua ada di sini!?"
"Aku mengundang mereka kemari karena sangat tidak biasa ada Kaiou yang mati." Jelas Kaiou Barat. "Benar sekali, jadi kita akan merayakan acara dalam rangka kematian seorang Kaiou!"
"Tidak! Acara macam apa itu!?" Bentak Kaiou Utara.
"Siapa orang-orang yang bersama Kaiou-sama?" Goku tak tahu dan bertanya pada Olive. Kemudian lelaki itu menjelaskan, "Mereka juga adalah para Kaiou, yaitu Kaiou Barat, Timur, dan Selatan."
"Waah, ada berapa banyak Kaiou di sini?" Ucap Goku penasaran. Kemudian, Olive kembali menjelaskan, "Ada Kaiou Utara, Barat, Timur, dan Selatan. Di sini juga ada Neraka, jalur naga di alam baka, dan empat planet Kaiou. keempat Kaiou itu memiliki tugas untuk melindungi masing-masing penjuru. Planet Dai Kaiou terletak di atas planet para Kaiou, dan bahkan lebih tinggi dari langit."
"Wah, jadi akhirat seperti itu ya, aku tak pernah membayangkannya sebelumnya." Ucap Goku.
"Aku sendiri tidak menyangka kalau aku sudah mati." Ucap Olive.
Sementara itu, Kaiou Timur tampak sedang mengamati lingkaran di atas kepala Kaiou Utara, "Kau benar-benar sudah mati ya." Ucapnya sambil memainkan benda itu.
"Tak perlu dibahas! Mengganggu saja kau wanita tua!!"
"Apa katamu!?" Bentak Kaiou Timur.
"Hei hei kalian, jangan berdebat!" Kaiou Barat melerai. "Ini adalah momen yang sudah kita tunggu-tunggu selama tiga ratus tahun, mari kita adakan turnamen dari semua penjuru!"
"Turnamen seluruh penjuru!?"
Semua kaget. Dan setelah dibicarakan dengan Dai Kaiou, ternyata itu menyambut ide itu dengan baik. "Sebuah kompetisi bela diri di alam baka? Ide bagus, Kaiou barat."
"Ya, terimakasih."
"Dan untuk pemenang turnamennya, aku akan melatihnya."
"Eeeehhh!?"
"Da-Dai Kaiou-sama!?"
"Melatih sang juara!?"
"Bisakah kau melatih juara untuk waktu yang lama?" Goku bertanya.
"Ini adalah kesempatan." Ucap Olive.
"Apa ini mimpi?" Pikon begitu senang.
"Ini pasti akan menarik!"
"Ngomong-ngomong, sudah berapa lama kita tidak mengadakan turnamen?" Dai Kaiou mengelus-elus janggutnya. "Ikuti aku!" Ia kemudian masuk ke dalam suatu ruangan yang ada di belakangnya.
Semuanya mengikuti, menelusuri lorong demi lorong ruangan secara berputar-putar, hingga akhirnya mereka sampai di depan sebuah pintu.
"Di sini." Ucap Dai Kaiou, kemudian ia membuka gerbang tersebut. Dan ternyata, di dalam ruangan itu terdapat tempat yang mirip luar angkasa. Terdapat beberapa batu-batu meteorit, planet-planet, bintang ...
"Kita akan mengadakan turnamennya di sini!" Ucap Dai Kaiou.
"Keren!!!" Ucap Goku.
"Menakjubkan!"
"Baiklah, aku akan berusaha untuk menjadi juara, lalu aku akan dilatih oleh Dai Kaiou-sama!" Goku bersemangat. Mendengar kata-kata itu, Kaiou timur tampak ragu, "Kau ingin ikut dalam turnamen itu juga??"
"Tentu saja!" Ucap Goku.
"Tapi kau kan masih baru, jangan meremehkan para petarung di alam baka ini!"
"Kaiou Timur, meskipun dia baru di sini, tapi Goku sangat kuat!" Ucap Kaiou Utara.
Kemudian setelah berpikir sejenak, Kaiou Timur mendapat suatu ide, "Baiklah, kalau begitu akan akan memberikannya ujian."
"Eeh?"
"Kalau kau mampu berlari lebih cepat dariku, berarti kau sudah memenuhi syarat untuk ikut turnamen."
Kaiou Timur menantang Goku balapan.
"Lagi-lagi seperti itu ..."
"Kebiasaan ..." Ucap Kaiou Barat dan Selatan.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 196 Bagian 3
Comments
Post a Comment