Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 199 Bagian 3
"Kemana perginya Pikkon dan Goku!?" Mereka tak bisa dilihat dari bawah karena terlalu tinggi. "Mereka terbang ke udara, tapi kemudian menghilang, apa yang sebenarnya terjadi!?"
"Mereka benar-benar tangguh." Pikir Dai Kaio.
Mereka berdua terlempar ke belakang begitu jauh, sampai kemudian menginjak pinggir langit-langit dan kembali memantulkan diri, melesat ke arah masing-masing. Goku dan Pikkon lalu saling pukul, tendang, tahan, menghindar. Begitu kuat.
"Kamehameha!!" Goku menembak, namun dengan mudah Pikkon melemparkan tembakan itu. Goku kaget. "Apa yang kulihat sungguh sulit dipercaya." Pikirnya.
Buakkk!!! Pikon memukul Goku dari atas hingga ia kembali terpental ke bawah, jatuh menghantam arena.
Pikkon turun, dan lagi-lagi ia bersiap untuk menembakkan Thunder Flash, "Aku akan mengeluarkanmu dari arena dengan menggunakan Thunder Flash-ku!" Pikkon mulai melakukan gerakan itu, sementara Son Goku masih rebah.
Namun kali ini, Goku berusaha untuk melakukan sesuatu, "Thunder Flash itu pasti memiliki titik kelemahan. Aku harus menemukannya!" Pikir Goku. Ia lalu memperhatikan gerakan Pikkon, dan sesaat ketika hendak menembak, Goku menggunakan gerak kilat, dan pindah ke belakang Pikkon.
Dari sana kemudian ia bersiap untuk menembak, "Kamehame ... Ha!!!!"
Pikkon yang masih menembakan api tak mampu menghindar. Pada akhirnya ia terpental dan jatuh ke luar arena. Para pentonton dan Kaio kaget.
"Pi-Pikkon jatuh ke luar arena!! Pemenangnya adalah Son Goku!!!" ucap pembawa acara, yang kemudian disambut oleh teriakan penuh semangat para penonton.
Goku tak hanyut dalam sorakkan, ia malah mendekat ke Pikkon dan mengarahkan telapak tangan padanya. Pikkon menggapainya, dan Goku membantunya untuk berdiri. Pikkon tersenyum.
"Apa aku kalah?"
"Kau telah membuat kesalahan karena menggunakan jurus Thunder Flash tiga kali. Aku jadi dapat melihat dengan jelas gerakanmu yang ketiga kali itu." ucap Goku.
"Begitu ya, ternyata kau memang sudah mengalahkanku." ucap Pikkon. "Sekarang kau dapat dilatih dengan baik oleh Dai Kaio-sama. Aku akan terus melatih diri, dan mengalahkanmu lain kali."
"Yah, tapi aku juga tak mau kalah." ucap Goku.
"Goku berhasil! Goku berhasil!!" Kaiou Utara begitu senang. Kemudian ia berbisik pada Kaio Barat, "Sekarang kau berhutang sebuah planet Kaio ..."
"Aku tahu itu!!"
"Baik, bagi sang juara dipersilakan maju untuk menerima penghargaan." ucap pembawa acara. Tapi kemudian, "Tunggu sebentar." ucap Dai Kaio. "Selama pertandingan tadi, mereka telah melanggar peraturan. Goku-chan, dan Pikkon-chan, keduanya didiskualifikasi."
Semuanya kaget mendengar pernyataan Dai Kaio.
"Goku-chan dan Pikkon-chan telah menyentuh langit-langit dengan kaki mereka, benar?"
"Kami berdua?" Goku mengingat-ingat, dan ternyata memang benar. Mereka berdua memang sempat menginjak pinggir langit-langit saat terbang jauh tadi.
"Menurut buku peraturan resmi, pasal 135, langit-langit lorong ini juga dianggap sebagai lantai. Ketika kau berbalik di langit-langit, langit-langit itu merupakan lantai di dunia lain."
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 199 Bagian 5
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
"Kemana perginya Pikkon dan Goku!?" Mereka tak bisa dilihat dari bawah karena terlalu tinggi. "Mereka terbang ke udara, tapi kemudian menghilang, apa yang sebenarnya terjadi!?"
"Mereka benar-benar tangguh." Pikir Dai Kaio.
Mereka berdua terlempar ke belakang begitu jauh, sampai kemudian menginjak pinggir langit-langit dan kembali memantulkan diri, melesat ke arah masing-masing. Goku dan Pikkon lalu saling pukul, tendang, tahan, menghindar. Begitu kuat.
"Kamehameha!!" Goku menembak, namun dengan mudah Pikkon melemparkan tembakan itu. Goku kaget. "Apa yang kulihat sungguh sulit dipercaya." Pikirnya.
Buakkk!!! Pikon memukul Goku dari atas hingga ia kembali terpental ke bawah, jatuh menghantam arena.
Pikkon turun, dan lagi-lagi ia bersiap untuk menembakkan Thunder Flash, "Aku akan mengeluarkanmu dari arena dengan menggunakan Thunder Flash-ku!" Pikkon mulai melakukan gerakan itu, sementara Son Goku masih rebah.
Namun kali ini, Goku berusaha untuk melakukan sesuatu, "Thunder Flash itu pasti memiliki titik kelemahan. Aku harus menemukannya!" Pikir Goku. Ia lalu memperhatikan gerakan Pikkon, dan sesaat ketika hendak menembak, Goku menggunakan gerak kilat, dan pindah ke belakang Pikkon.
Dari sana kemudian ia bersiap untuk menembak, "Kamehame ... Ha!!!!"
Pikkon yang masih menembakan api tak mampu menghindar. Pada akhirnya ia terpental dan jatuh ke luar arena. Para pentonton dan Kaio kaget.
"Pi-Pikkon jatuh ke luar arena!! Pemenangnya adalah Son Goku!!!" ucap pembawa acara, yang kemudian disambut oleh teriakan penuh semangat para penonton.
Goku tak hanyut dalam sorakkan, ia malah mendekat ke Pikkon dan mengarahkan telapak tangan padanya. Pikkon menggapainya, dan Goku membantunya untuk berdiri. Pikkon tersenyum.
"Apa aku kalah?"
"Kau telah membuat kesalahan karena menggunakan jurus Thunder Flash tiga kali. Aku jadi dapat melihat dengan jelas gerakanmu yang ketiga kali itu." ucap Goku.
"Begitu ya, ternyata kau memang sudah mengalahkanku." ucap Pikkon. "Sekarang kau dapat dilatih dengan baik oleh Dai Kaio-sama. Aku akan terus melatih diri, dan mengalahkanmu lain kali."
"Yah, tapi aku juga tak mau kalah." ucap Goku.
"Goku berhasil! Goku berhasil!!" Kaiou Utara begitu senang. Kemudian ia berbisik pada Kaio Barat, "Sekarang kau berhutang sebuah planet Kaio ..."
"Aku tahu itu!!"
"Baik, bagi sang juara dipersilakan maju untuk menerima penghargaan." ucap pembawa acara. Tapi kemudian, "Tunggu sebentar." ucap Dai Kaio. "Selama pertandingan tadi, mereka telah melanggar peraturan. Goku-chan, dan Pikkon-chan, keduanya didiskualifikasi."
Semuanya kaget mendengar pernyataan Dai Kaio.
"Goku-chan dan Pikkon-chan telah menyentuh langit-langit dengan kaki mereka, benar?"
"Kami berdua?" Goku mengingat-ingat, dan ternyata memang benar. Mereka berdua memang sempat menginjak pinggir langit-langit saat terbang jauh tadi.
"Menurut buku peraturan resmi, pasal 135, langit-langit lorong ini juga dianggap sebagai lantai. Ketika kau berbalik di langit-langit, langit-langit itu merupakan lantai di dunia lain."
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 199 Bagian 5
Comments
Post a Comment