Sebelumnya : Dragon Ball Z Kai Episode 200
Gohan singgah ke rumah bibi Bulma. Kemudian, ia menjelaskan tujuannya untuk datang kesana. "Hmm, jadi kau ingin menyamar sehingga tidak ada yang mengetahui identitasmu, ya?"
"Ya." ucap Gohan. "Biasanya kan kau memiliki ide yang bagus. Jadi, aku datang kemari. Apa kau punya ide?"
"Tentu saja, aku kan jenius." ucap Bulma, "Aku akan membuat setelan trasformasi seperti kapsul yang kubuat, dan kau akan bisa memakainya kapan saja."
"Benarkah? Kau bisa membuat yang seperti itu?"
"Gohan, apa kau lupa kalau aku selalu membuat alat yang canggih? Baik, aku akan mulai membuatkannya untukmu. Tunggu saja sekitar dua jam."
"Kau dapat membuatnya dalam waktu dua jam? Kau memang jenius, terimakasih banyak."
"Tunggu sebentar ya." Bulma mematikan rokoknya dan kemudian pergi ke lab.
"Ah, tunggu dulu." cegat Gohan, "Dimana Trunks-kun berada? Aku akan bosan kalau hanya menunggu." ucapnya. "Ah, kurasa Trunks sedang berlatih dengan Vegeta di ruang gravitasi." jawab Bulma.
"Eh? Dengan Vegeta-san?"
"Dia bilang kalau usia Trunks sudah cukup untuk mulai berlatih. Jadi, dia mengajarkan teknik bertarung. Sepertinya, dia ingin Trunks menjadi lebih kuat darimu, Gohan."
"Ehhh, menakutkan sekali." ucap Gohan dan kemudian pergi ke tempat yang dimaksud. Namun kelihatannya, latihan mereka telah selesai dan tampak Trunks sedang membersihkan keringatnya dengan handuk. "Hai, Trunks!" sapa Gohan.
"Ah, Gohan-san! Kapan kau sampai di sini?"
"Aku baru saja sampai. Ngomong-ngomong, kudengar ayahmu melatihmu, ya?"
"Ya!" ucap Trunks.
Tak lama setelahnya, Vegeta keluar dari ruang gravitasi, dengan tampang yang tetap serius dan mengerikan seperti biasanya. "Ah, selamat siang Vegeta-san, lama tak jumpa." sapa Gohan.
"Gohan, jangan membuang-buang waktumu. Kau harus tetap berlatih walau Bumi sudah damai." ucap Vegeta dan kemudian lewat begitu saja. "Ba-baik." ucap Gohan.
"Hei, ayo kita bermain!!" ajak Trunks.
"Ah, iya!" jawab Gohan.
Tak terawa waktu berlalu, dan hari sudah sore. "Lihatlah, aku sudah selesai!" bibi Bulma telah selesai membuat alatnya, alat yang sangat mirip dengan jam tangan biasa. Setelah menjelaskan cara kerjanya, Bulmapun meminta Gohan untuk mencobanya.
"Jadi, aku hanya perlu menekan tombol merah ini, kan?"
"Ah, benar." ucap Bulma.
"Sepertinya keren. Ibu, buatkan aku juga dong." pinta Trunks.
Gohan mendekan tombol itu, dan layaknya power ranger ia berubah menjadi lelaki berjubah merah, kaos hitam ketat berompi warna hijau, dan helm oranye. Gohan melihat penampilannya sekarang di cermin dan, "Wah, keren sekali." ucapnya.
Namun berbeda dengan Gohan, Trunks berubah pikiran, "Sepertinya aku tidak jadi minta dibuatkan."
Setelahnya, Gohan pamitan untuk pulang. "Semuanya, terimakasih banyak."
"Sama-sama, sampai jumpa!" ucap Trunks.
"Sampai jumpa!" Gohan naik awan Kintoun dan kemudian melesat menuju rumah.
"Ayo kita pulang, Kintoun. Sudah hampir malam, jadi terbanglah dengan cepat." Mereka terbang melesat di atas awan. "Sekarang, tak akan ada yang menduga kalau ini aku. Ah, dan kalau aku berubah, aku bisa terbang jauh lebih cepat ke sekolah." Gohan berdiri, "Ayo kita balapan, Kintoun." Gohan berubah dan kemudian terbang di sebelah awan Kintoun.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 201 Bagian 2
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
Gohan singgah ke rumah bibi Bulma. Kemudian, ia menjelaskan tujuannya untuk datang kesana. "Hmm, jadi kau ingin menyamar sehingga tidak ada yang mengetahui identitasmu, ya?"
"Ya." ucap Gohan. "Biasanya kan kau memiliki ide yang bagus. Jadi, aku datang kemari. Apa kau punya ide?"
"Tentu saja, aku kan jenius." ucap Bulma, "Aku akan membuat setelan trasformasi seperti kapsul yang kubuat, dan kau akan bisa memakainya kapan saja."
"Benarkah? Kau bisa membuat yang seperti itu?"
"Gohan, apa kau lupa kalau aku selalu membuat alat yang canggih? Baik, aku akan mulai membuatkannya untukmu. Tunggu saja sekitar dua jam."
"Kau dapat membuatnya dalam waktu dua jam? Kau memang jenius, terimakasih banyak."
"Tunggu sebentar ya." Bulma mematikan rokoknya dan kemudian pergi ke lab.
-------- Dragon Ball Z Episode 201 --------
Pembela Kebenaran dan Keadilan, Great Saiyaman!
Teks Version by www.Beelzeta.com
Pembela Kebenaran dan Keadilan, Great Saiyaman!
Teks Version by www.Beelzeta.com
"Ah, tunggu dulu." cegat Gohan, "Dimana Trunks-kun berada? Aku akan bosan kalau hanya menunggu." ucapnya. "Ah, kurasa Trunks sedang berlatih dengan Vegeta di ruang gravitasi." jawab Bulma.
"Eh? Dengan Vegeta-san?"
"Dia bilang kalau usia Trunks sudah cukup untuk mulai berlatih. Jadi, dia mengajarkan teknik bertarung. Sepertinya, dia ingin Trunks menjadi lebih kuat darimu, Gohan."
"Ehhh, menakutkan sekali." ucap Gohan dan kemudian pergi ke tempat yang dimaksud. Namun kelihatannya, latihan mereka telah selesai dan tampak Trunks sedang membersihkan keringatnya dengan handuk. "Hai, Trunks!" sapa Gohan.
"Ah, Gohan-san! Kapan kau sampai di sini?"
"Aku baru saja sampai. Ngomong-ngomong, kudengar ayahmu melatihmu, ya?"
"Ya!" ucap Trunks.
Tak lama setelahnya, Vegeta keluar dari ruang gravitasi, dengan tampang yang tetap serius dan mengerikan seperti biasanya. "Ah, selamat siang Vegeta-san, lama tak jumpa." sapa Gohan.
"Gohan, jangan membuang-buang waktumu. Kau harus tetap berlatih walau Bumi sudah damai." ucap Vegeta dan kemudian lewat begitu saja. "Ba-baik." ucap Gohan.
"Hei, ayo kita bermain!!" ajak Trunks.
"Ah, iya!" jawab Gohan.
Tak terawa waktu berlalu, dan hari sudah sore. "Lihatlah, aku sudah selesai!" bibi Bulma telah selesai membuat alatnya, alat yang sangat mirip dengan jam tangan biasa. Setelah menjelaskan cara kerjanya, Bulmapun meminta Gohan untuk mencobanya.
"Jadi, aku hanya perlu menekan tombol merah ini, kan?"
"Ah, benar." ucap Bulma.
"Sepertinya keren. Ibu, buatkan aku juga dong." pinta Trunks.
Gohan mendekan tombol itu, dan layaknya power ranger ia berubah menjadi lelaki berjubah merah, kaos hitam ketat berompi warna hijau, dan helm oranye. Gohan melihat penampilannya sekarang di cermin dan, "Wah, keren sekali." ucapnya.
Namun berbeda dengan Gohan, Trunks berubah pikiran, "Sepertinya aku tidak jadi minta dibuatkan."
Setelahnya, Gohan pamitan untuk pulang. "Semuanya, terimakasih banyak."
"Sama-sama, sampai jumpa!" ucap Trunks.
"Sampai jumpa!" Gohan naik awan Kintoun dan kemudian melesat menuju rumah.
"Ayo kita pulang, Kintoun. Sudah hampir malam, jadi terbanglah dengan cepat." Mereka terbang melesat di atas awan. "Sekarang, tak akan ada yang menduga kalau ini aku. Ah, dan kalau aku berubah, aku bisa terbang jauh lebih cepat ke sekolah." Gohan berdiri, "Ayo kita balapan, Kintoun." Gohan berubah dan kemudian terbang di sebelah awan Kintoun.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 201 Bagian 2
Comments
Post a Comment