Skip to main content

Versi Teks Nozoki Ana Chapter 2

Sebelumnya : Nozoki Ana Chapter 1

Mendengar persyaratan dari gadis aneh itu, Kido terlihat begitu kaget, dan sekaligus tak mengerti. "Apa yang kau maksud dengan saling menunjukan masing-masing?" Tanyanya dengan wajah kebingungan. Kemudian, Emirupun menjelaskan. "Mari kita tentukan aturannya. Kita berdua akan saling mengintip masing-masing secara bergantian."

Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

"Senin, Selasa, dan Rabu, itu akan menjadi giliranmu. Sedangkan Selasa, Kamis, dan Jumat, itu akan menjadi giliranku. Kita akan istirahat selama hari minggu. Dan pihak yang diintip tidak boleh waspada, bersikaplah seolah tidak terjadi apa-apa. Kita berdua akan saling menunjukan bagian paling jujur dari dari kita." Emiru berbicara tepat di depan wajah Kido.

"Tunggu!!!" Kido mendorong bahu gadis itu dan kemudian berdiri, "Apa kau mengerti dengan hal aneh yang baru saja kau katakan!?"


"Aneh?" Emiru bersikap seolah itu biasa. Tak ada rasa malu atau hal-hal semacamnya. Di balik wajah polos dan cantik gadis itu, tersimpan obsesi akan keindahan seksual yang tinggi.

"Aku tak bisa menahan ini lagi, akan kututup lubangnya!!" Kidopun bersiap untuk pergi. Namun...

"Kido-san, Kido Tatsuhiko-san ..."

"Bagaimana dia bisa tahu namaku?" Kido semakin bingung. Kemudian, Emiru menunjukan kamera tadi, kemudian meminta, "Jangan tutup lubangnya, ya."

"Lakukan saja apa maumu!!" Kido keluar dan menutup pintu dengan emosi. Sekarang ia tak mungkin menutup lubang itu. Karena bagaimanapun, Emiru masih memiliki foto itu di kameranya. "Benar, dia bisa melakukan apapun yang dia mau!" Pikir pemuda itu masih dengan tampang kesal.

Ia kembali ke ruangannya. Yoneyama yang sudah bangun kemudian bertanya padanya, "Yo! Kemana kau tadi hah? Supermarket?"

"Ayo kita cari udara segar!!!" Buru-buru Kido mengajak temannya itu untuk keluar. "Eh? Kemana?" Yoneyama masih dalam keadaan setengah sadar. Kemudian secara asal Kido menjawab, "Kemana saja! Restoran keluarga misalnya!"

Intinya, Kido ingin pergi dari tempat itu.

"Ukkh, padahal aku masih ngantuk. Yah, aku mau cuci muka dulu." Yoneyama ke kamar mandi.

Sementara itu, Kido yang masih penasaran kembali mengintip lewat lubang itu. Dan di depan matanya kini, Emiru memperlihatkan sebuah catatatn yang di sana tertulis, "Ayo kita mulai secepatnya."

"Ja-jangan bercanda denganku!!!" Pikir kesal Kido. Dan kemudian segera setelah Yoneyama selesai bersiap-siap, merekapun pergi. Di sisi lain, Emiru tersenyum dengan penuh harapan.


Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

Keesokan harinya, pagi, Kido masih kesal dengan kejadian kemarin. "Tak ada yang perlu aku lakukan, aku sibuk!!" Pikirnya sambil menggosok gigi. "Padahal aku baru saja mulai hidup mandiri, dan hari ini akan jadi hari pertamaku di sekolah tinggi. Aku tak akan ada di rumah seharian, dan baru akan pulang larut malam, intip saja sesukamu, gadis mesum!!!"

Dalam hati Kido terus mengumpat, bahkan saat sarapan dan bergegas untuk berangkat. "Tapi, bagaimana nanti kalau aku mau onani? Aaaah, itu bisa diurus nanti. Aku hanya akan memasang wajah tak peduli." Selesai memakai jas, Kido keluar. Tapi, saat ia tak sengaja melihat ke arah ponsel, "Hari ini hari senin ... Siapa tadi nama gadis itu? Ikuno Emiru? Menurut peraturan yang dibuatnya itu, hari ini giliranku untuk mengintip kan ..."

sejenak Kido terdiam. Lama-lama ia malah penasaran, kembali masuk dan kemudian melihat ke lubang itu. "Aku hanya akan memeriksa situasinya. Semesum apapun dia, seharusnya dia tak akan seleluasa itu melakukan sesuatu kalau sedang diintip kan." Pikirnya.

Namun kenyataannya, saat ia melihat ke lubang itu, tampak suatu pemandangan yang benar-benar berani. Emiru sudah tidak memakai celana maupun dalaman lagi, hanya baju hangat. Dan perlahan, ia bahkan membuka baju hangatnya itu. Benar-benar tak ada rasa risih atau apa. Bahkan, malah tampak kebanggan di wajahnya membiarkan seorang lelaki menyaksikan eksotisme tubuhnya yang kini tanpa sehelai benang sama sekali itu.

"Uwaaaa!!!!!!"

Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

Kido kaget dan buru-buru menjauh. "Aku tak mau mengintip lagi! Aku kapok, aku tak mau!!!" Pikirnya sambil berlari menuju sekolah.


Setelahnya, Kido sampai di sekolah, di kelas yang sama dengan temannya itu, Yoneyama.
"Hei Tatsuhiko, kemarin kita minum-minum kan?"

"Huh?" Kido masih terlihat mengantuk di kelas. Bagaimanapun saat rekannya itu tertidur pulas, ia malah berurusan dengan Emiru. "Ada apa dengan wajahmu itu? Walau kemarin kurang tidur, cerialah sedikit. Coba lihat sekitarmu, kelas ini tidak buruk, sob. Tak seperti sekolah SMA yang seragamnya itu-itu saja, di sini lebih terlihat segar kan?"

Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

Yoneyama memperhatikan para gadis di sekitar, "Coba lihat cara berpakaian gadis itu, gaun yang menawan bukan? Dan coba liat yang berpakaian simple itu? Modis dan elegan bukan? Dan itu, whoa!! Lihat yang di jendela itu, hot sekali!!"

"Aku tahu, tapi tenanglah, Yoneyama ..."

"Selamat pagi!" Seorang dosen masuk ke ruangan. Dan, dosennya adalah seorang gadis yang memiliki tubuh seksi, dengan pakaian yang lumayan ketat. "Duduk saja bebas dimana yang kalian mau." ucap wanita itu.

"Mengagumkan ..." ucap Yoneyama.

"Selamat datang di kelas Ilustrasi, aku adalah Honnami, aku bertugas untuk masalah sketsa kasar. Honnami Shouko, dan panggil saja aku Shouko-sensei, senang bertemu dengan kalian." Guru itu memperkenalkan diri.

Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

"Cantiknya!!!" Bisik Yoneyama.
"Jangan terlalu cepat terangsang begitu." ucap Kido.

"Kalian semua di sini belajar bagaimana cara menggambar. Tapi, aku tak akan memberikan teori apapun." ucap guru itu, "Aku hanya akan membimbing kalian, dan kalian belajarlah dari sekeliling kalian, kembangkan bakat kalian masing-masing."

"Aku memilih Universitas ini,
bukan karena aku ingin belajar menggambar.
Aku hanya ingin, bisa pergi dan tinggal di kota.
Yah, meski aku tak pernah menyangka
sesuatu seperti itu akan terjadi."

"Tatsuhiko, lihat!" Yoneyama menunjuk ke arah seorang gadis menggunakan rok sepaha, yang sedang berusaha untuk mengambil kanvas di atas rak yang cukup tinggi. "Hot sekali bukan?"

Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

Gadis itu tak bisa mengambilnya, namun terus berusaha dengan menjinjitkan lututnya, sampai-sampai celana dalam di balik roknya itu terlihat. "Uwoooo!!!!" Para siswa malah sibuk menonton. Namun berbeda dengan mereka, Kido menghampirinya, "Bantu dia woi." ucapnya.

Kido membantu mengambilkan kanvas itu, dan si gadispun berterimakasih. "Terimakasih banyak." ucapnya, yang ternyata adalah Emiru. Kido kaget. Pertemuan macam apa ini?

"Aku pikir kehidupan baruku akan dipenuhi dengan ...
berbagai hal yang menurutku akan menyenangkan.
Tapi sekarang, setelah ku pikir-pikir lagi mengenai ini,
Jujur, aku tak merasakan satupun hal baik darinya ..."

Nozoki Ana Chapter 2 - Beelzeta.com

Tak seperti Kido yang tampak begitu kaget, Emiru bersikap seolah mereka memang baru pertama kali ini bertemu.

Bersambung ke Nozoki Ana Chapter 3

KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments