Skip to main content

Versi Teks Cøde:Breaker Chapter 29

Sebelumnya : Cøde:Breaker Chapter 28

"Perdana Mentri, Sakurakouji, anak anjing, semuanya telah diambil oleh Hitomi ..."
"Bagaimana kita akan menemukan keberadaan Hitomi?"
"Telepon genggam tak akan berguna karena pengaruh listrik Hitomi, dan alat pelacak yang kita tempatkan pada perdana mentri sepertinya juga tak akan berguna."

"Serahkan saja padaku." ucap Heike. Kemudian, ia pergi menuju suatu alat semacam kontak kabel telepon yang ada di dinding. "Apa ini? Kabel telepon?"

"Ya, in sesuatu semacam itu." Heike menempelkan jarinya di sana. Dan bagai disetrum, informasi-informasi mengalir ke otaknya.

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Aku telah mendapat sedikit informasi dari komputer utama Eden." jelas Heike. "Semua informasi mengenai pergerakan agen kita terekam di dalam database, termasuk keberadaan Hitomi. Aku juga sudah mendownload data dan informasi tentang seluruh 12578 kasus yang pernah ditangani Hitomi."


"Bagaimana bisa kau mendapat informasi sebanyak itu hanya dalam beberapa detik, hah?"
"Aku menyebut ini sebagai, Khayalan yang besar." ucap Heike.

"Aku tidak mengerti." ucap Toki.
"Toki, kekuatan Heike adalah ..." Ogami menjelaskan.


Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Code:02, Heike Masaomi, hakim yang mengevaluasi seluruh Cøde:Breaker. Sebagai hasilnya, ia jarang bekerja sama dengan orang lain dan hanya sedikit orang yang mengenalnya dengan baik. Dia adalah lelaki dengan banyak rahasia. Yah, intinya dia adalah orang yang aneh. Dan salah satu rahasianya yang aku ketahui adalah ... dia tidak mempunyai alis."

Setelah mendengar penjelasan Ogami, Toki langsung menyibak rambut bagian depan yang menutupi dahi Heike. Dan ternyata memang benar, pemuda itu tak punya alis.

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Pfff!" Toki menahan tawa.
"Toki ... Anak yang nakal, saatnya untuk aku menghajarmu." Heike tampak marah.

"Hmm? Apa ini?" sementara mereka sibuk, teman-teman Sakura tersadar dari pingsannya. "Kenapa aku berada di sekolah? Ah, yang aku ingat bu Kanda memanggilku untuk datang ke sini." ucap mereka.

Mereka masih bingung, dan saat melihat keadaannya, mereka semakin bingung. "Bu-Bu Kanda!? Kenapa berpakaian ..." pakaian bu Kanda menjadi agak terbuka karena kejadian tadi. "Dan Ogami, kenapa kamu penuh dengan luka? Apa ini ulah babi liar yang mengamuk lagi?"

"Ah, sial ..." pikir Toki, "Satu-satunya orang yang bisa menangani situasi seperti ini ..."

Heike menghampiri mereka dan mengarang cerita untuk menutupi semuanya. "Ogami, lukanya disebabkan oleh Toki, anak nakal yang berasal dari sekolah lain. Untuk menyembuhkan luka itu, bu Kanda menggunakan tubuhnya. Ia membungkuk di depan Ogami, mengendurkan dasinya dan kemudian memperlihatkan ..."

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Cu-cukup!!" wajah bu Kanda memerah.
"Apa yang kau katakan? Ogami dan aku ... mustahil!" ucapnya.

"Bu Kanda, kita kan sedang melakukan drama komedi bertema guru perempuan, apa anda sudah lupa? Bukankah kau sendiri yang memberitahuku agar datang kemari sebagai ketua OSIS dan mengundang siapapun untuk melihatnya seperti biasa?"

"A-ah, yah, benar, itulah yang aku lakukan ..." ucap bu Kanda. "Ta-tapi, aku tetap tidak bisa dengan tu ... Ogami ... aaah!!"

"Tidak, tidak bu, drama yang erotis ini benar-benar menarik." ucap salah seorang teman Sakurakouji. "Ini tidak disebut sebagai erotis!" ucap kesal Heike, "Ini adalah seni dari semua indra ..."

"Aah, ma-maaf ..."

"Ngomong-ngomong, dimana Sakura?" mereka sadar kalau Sakurakouji tak ada di sana. "Dimana dia? Bukankah dia selalu bersama dengan Ogami tak peduli siang dan malam?" mereka bertanya-tanya mengenai keadaan Sakura. Hingga kemudian, Ogami berkata, "Tenang saja, kalian akan melihatnya besok pagi, di kelas 1-B, seperti biasa, aku sendiri yang akan menjemputnya."

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Waah, kerja bagus, pergi ke rumahnya setiap pagi"
"Kau benar-benar serius, ya? Apa ini kekuatan cinta?"
Teman-teman Sakura akhirnya bisa diyakinkan.


Di tempat Hitomi, "Haaah, sepertinya ada sedikit masalah di sini. Bisakah kau meninggalkan perdana mentri?" Sakura terus memeluk perdana mentri, tak mau melepaskannya ke tangan Hitomi. "Aku tak akan membiarkanmu membunuh perdana mentri!" bentak Sakura.

"Ahaha, mendapat pelukan dari wanita benar-benar membuatku melompat." perdana mentri tersenyum. Anak, kakak, ayah, semuanya sama.

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Aku tak akan membiarkanmu membunuh dia, dan aku juga tak akan membiarkan Ogami dan yang lainnya membunuhmu ketika mereka datang ke sini." ucap Sakura.

"Hmm, kenapa kau sangat membenci pembunuhan?" Hitomi bertanya.
"Itu sudah pasti, kan?" bagaimanapun membunuh adalah tindak kejahatan.
"Aah, mungkin ini karena ... hal yang terjadi di masa lalu, ya?" Hitomi mengetahui sesuatu tentang masa lalu Sakura, "Kalau benar begitu, lupakan saja. Itu bukanlah salahmu." ucapnya.

"Apa yang dia katakan?" Sakura tak mengerti. "Kak Hitomi ..."

"Ooh, tiga iblisnya telah datang." Hitomi melihat Ogami, Toki, dan Heike datang dari balik jendela. "Pak perdana mentri, aku akan membuat pertunjukkan yang spektakuler untuk kematianmu, jadi tunggu sampai kau melihatnya, oke? Dan aku yakin, ini akan membekas di ingatan semua orang ..."

Memang benar, ketiga Cøde:Breaker telah sampai di depan gedung tua tempat Hitomi berada. "Tempat yang kotor ini adalah markas Hitomi? Benar-benar mengecewakan." ucap Toki.
"Dilihat dari jumlah kabel yang ada di sekitar bangunan ini, mungkin ini adalah benteng listrik."

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Menarik. Yah, aku akan membuatnya tidak berguna dengan kemampuan magnetku." dengan mudah Toki membuka gerbangnya. Setelahnya, mereka masuk. "Ya Tuhan, ruangan ini benar-benar suram. Maksudku, jika kau memang punya listrik setidaknya pasanglah beberapa bola lampu."

Ruangan itu begitu gelap. Tapi kemudian, muncul cahaya-cahaya kilatan listrik yang berasal dari mayat. Ya, di hadapan mereka, tampak mayat-mayat dengan listrik yang dikendalikan oleh Hitomi telah menghadang. Dan tanpa basa-basi, mereka langsung menembak.

"Mayat lagi? Membosankan." Toki memantulkan peluru-peluru mereka. Namun karena jumlah mereka yang banyak, dan mereka berhasil mengepung dan mencengkram tubuh Toki. "Ooh?"

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

Bhurrssss!!! Ogami membakar dengan api birunya. "Toki, mundur saja, mereka sama dengan para agen, bergerak tanpa otak. Kekuatan magentmu tak akan bekerja pada mereka." ucapnya.
"Apa Hitomi mencoba untuk menguras kekuatan kita? Kalau begini, aku benar-benar akan kehilangan kekuatanku ..."

Mereka terdesak, tapi kemudian, tali-tali cahaya Heike mengikat mayat-mayat itu, begitu erat dan memotong-motong tubuh mereka. Mayat-mayat itu termutilasi oleh tali cahaya Heike. "Mata dibalas mata, gigi dibalas gigi, dan tidur yang kekal untuk orang yang mati." ucap Heike.

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

"Aku lega mereka semua sudah mati, aku tak suka membunuh orang yang masih hidup." ucapnya lagi.

"Apa sih yang dipikirkan oleh si mesum itu? Memotong mereka menjadi kecil-kecil?" ucap Toki.
"Lihat, potongan yang dibuatnya sangat bersih, tak ada tetesan darah, tak ada senjata tajam yang bisa melakukan hal seperti ini. Heike adalah Cøde:Breaker yang mengendalikan cahaya. Sama seperti ketika ia mengumpulkan informasi dari jalur juaringan cahaya, ia juga mampu mewujudkan cahaya dan menggunakannya sebagai cambuk."

"Hei, apa yang barusan Ogami jelaskan itu benar, kan? Kau tak akan bisa terus menyembunyikannya dengan diam, kau tahu." ucap Toki.

"Apa kau mau aku mengikatmu juga?"
"Oh, kalau kau melakukannya dengan senang hati aku akan melepaskan diriku sendiri." ucap Toki. Dan di tengah percakapan mereka, sesuatu yang aneh terjadi secara tiba-tiba.

Cøde:Breaker Chapter 29 - Beelzeta.com

Di ruangan yang gelap itu, muncul suatu semacam jam digital yang mulai menghitung mundur. Dari 30.00, 29.59 ...

"Huh? I-ini ... Ini adalah ..."

Tak hanya di ruangan itu, hal yang sama juga muncul di layar besar yang ada di jalan raya. "29 menit dan 30 detik tersisa sampai eksekusi perdana mentri Fujiwara ..."

"Apa ini semcam iklan?" orang-orang yang melihatnya kaget dan tidak mengerti.

Bersambung ke Cøde:Breaker Chapter 30
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments