Sebelumnya : Dragon Ball Movie Special 2 Bagian 2
"Haah? Siapa yang telah melakukan semua ini?"
"Satu-satunya yang bisa melakukan ini adalah bangsa Tsufuru." ucap Bezita.
"Bangsa Tsufuru? Siapa mereka?" Picollo bertanya.
"Mereka adalah bangsa yang telah dimusnahkan oleh ayahku." jelas Bezita. "Pada awalnya, planet Bezita dihuni oleh bangsa Tsufuru. Tapi, setelah kami menemukan planet itu, bangsa Saiya membasmi seluruh bangsa Tsufuru, dan kemudian mengambil alih planet itu."
"Lalu, apa yang diinginkan oleh bangsa Tsufuru itu?" tanya Trunks.
"Kemungkinan, untuk membalas dendam kepada kami, para bangsa Saiya."
"Kalau begitu, kenapa mereka melibatkan Bumi dalam masalah ini!?" ucap Gohan tak mengerti.
"Untuk sekarang, aku akan menganalisa gas Destron dan mencari penangkalnya." ucap Bulma.
"Son-kun!"
"Ya!"
Setelahnya, mereka berlima, Goku, Gohan, Bezita, Trunks, dan Picollo terbang untuk melihat keadaan kota. "Kotanya benar-benar hancur berantakan." ucap Picollo. "Ayah, seperti yang ibu katakan, jika gasnya berasal dari sini, sebaiknya kita tidak membuang-buang waktu."
"Benar, ayo cepat kita hentikan gas Destron itu!" ucap Goku. Mereka menambah kecepatan, menuju alat yang menyebarkan gas itu.
"Itu dia." Goku dan yang lainnya telah sampai di depan menara, tempat alat pemicu gas beracun itu berada. "Serahkan saja padaku!" Bezita berubah menjadi super saiya, dan kemudian melempar tembakan ke arah alat itu. "Hahaha, ternyata mudah sekali." ucapnya. Akan ettapi, ternyata tembakkan Bezita sama sekali tak membuat alat itu tergores.
Sesuatu seperti melindungi alat tersebut, dan ia kembali mengeluarkan gas Destron.
"A-apa!?" Bezita kaget. Bahkan dalam keadaan super saiya, tembakannya tak berarti apa-apa.
Sebagian gas Destron lalu menyatu dan membentuk suatu sosok yang sudah tidak asing lagi. Ia lalu tertawa, dan berkata kalau, "Percuma saja, tembakanmu tak akan bisa menghancurkannya."
"Frieza!?"
Frieza muncul di hadapan mereka. "Tidak mungkin!" ucap Trunks. "Bukankah aku telah membunuhmu dengan membelah dirimu menjadi dua?"
"Kalian memang benar-benar manusia yang bodoh." ucap Frieza. "Dengan alat ini, kalian para bangsa Saiya akan dimusnahkan."
"Dimusnahkan?"
"Ya." ucap Frieza. Dan setelahnya, sebagian gas kembali menyatu. Tak hanya satu, kali ini ia membentuk tiga sosok yang juga sudah tak asing.
"Lama tak jumpa."
"Cooler!?"
"Senang bisa bertemu lagi denganmu."
"Slug!?"
"Apa kalian tahu berapa banyak orang yang membenci bangsa Saiya?"
"Tullece!?"
Selanjutnya : Dragon Ball Movie Special 2 Bagian 4
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
"Haah? Siapa yang telah melakukan semua ini?"
"Satu-satunya yang bisa melakukan ini adalah bangsa Tsufuru." ucap Bezita.
"Bangsa Tsufuru? Siapa mereka?" Picollo bertanya.
"Mereka adalah bangsa yang telah dimusnahkan oleh ayahku." jelas Bezita. "Pada awalnya, planet Bezita dihuni oleh bangsa Tsufuru. Tapi, setelah kami menemukan planet itu, bangsa Saiya membasmi seluruh bangsa Tsufuru, dan kemudian mengambil alih planet itu."
"Lalu, apa yang diinginkan oleh bangsa Tsufuru itu?" tanya Trunks.
"Kemungkinan, untuk membalas dendam kepada kami, para bangsa Saiya."
"Kalau begitu, kenapa mereka melibatkan Bumi dalam masalah ini!?" ucap Gohan tak mengerti.
"Untuk sekarang, aku akan menganalisa gas Destron dan mencari penangkalnya." ucap Bulma.
"Son-kun!"
"Ya!"
Setelahnya, mereka berlima, Goku, Gohan, Bezita, Trunks, dan Picollo terbang untuk melihat keadaan kota. "Kotanya benar-benar hancur berantakan." ucap Picollo. "Ayah, seperti yang ibu katakan, jika gasnya berasal dari sini, sebaiknya kita tidak membuang-buang waktu."
"Benar, ayo cepat kita hentikan gas Destron itu!" ucap Goku. Mereka menambah kecepatan, menuju alat yang menyebarkan gas itu.
"Itu dia." Goku dan yang lainnya telah sampai di depan menara, tempat alat pemicu gas beracun itu berada. "Serahkan saja padaku!" Bezita berubah menjadi super saiya, dan kemudian melempar tembakan ke arah alat itu. "Hahaha, ternyata mudah sekali." ucapnya. Akan ettapi, ternyata tembakkan Bezita sama sekali tak membuat alat itu tergores.
Sesuatu seperti melindungi alat tersebut, dan ia kembali mengeluarkan gas Destron.
"A-apa!?" Bezita kaget. Bahkan dalam keadaan super saiya, tembakannya tak berarti apa-apa.
Sebagian gas Destron lalu menyatu dan membentuk suatu sosok yang sudah tidak asing lagi. Ia lalu tertawa, dan berkata kalau, "Percuma saja, tembakanmu tak akan bisa menghancurkannya."
"Frieza!?"
Frieza muncul di hadapan mereka. "Tidak mungkin!" ucap Trunks. "Bukankah aku telah membunuhmu dengan membelah dirimu menjadi dua?"
"Kalian memang benar-benar manusia yang bodoh." ucap Frieza. "Dengan alat ini, kalian para bangsa Saiya akan dimusnahkan."
"Dimusnahkan?"
"Ya." ucap Frieza. Dan setelahnya, sebagian gas kembali menyatu. Tak hanya satu, kali ini ia membentuk tiga sosok yang juga sudah tak asing.
"Lama tak jumpa."
"Cooler!?"
"Senang bisa bertemu lagi denganmu."
"Slug!?"
"Apa kalian tahu berapa banyak orang yang membenci bangsa Saiya?"
"Tullece!?"
Selanjutnya : Dragon Ball Movie Special 2 Bagian 4
Comments
Post a Comment