Sebelumnya : Dragon Ball Z Episode 203 Bagian 3
"Jika kalian tidak ingin walikota ini mati, bawalah Mr.Satan ke sini untuk bertarung denganku!" ucap bos mereka ke para polisi yang berada di depan. Booomb!!! salah seorang anggota genk itu menembakkan rudal sebagai peringatan.
"Apa kau sudah menghubungi Mr.Satan?" tanya ketua polisi ke anak buahnya.
"Kami sudah menghubunginya. Tapi, kami masih belum mendapat jawaban."
Mr.Satan tak terlihat di ruangannya. Karena ternyata, ia bersembunyi di atas langit-langit rumahnya. "Jika kau terkenal, maka orang-orang semacam mereka akan bermunculan. Aku ingin sekali mengalahkan mereka. Tapi, mereka memiliki senjata." Mr.Satan ketakutan dan menyaksikan siaran berita dari tv kecil yang ada di balik langit-langit rumahnya.
"Menghadapi bahaya seperti ini memang kewajiban dari seorang pahlawan. Tapi sayang sekali, aku masih nyaman berada di sini."
"Jika Mr.Satan tidak segera datang, kami akan membunuhnya!!" ucap penjahat itu lagi, terdengar lewat siaran televisi.
Di sekolah Gohan ...
"Maaf bu guru, aku harus pergi." ucap Videl. Dan karena ia adalah pahlawan kota, Videlpun diizinkan. "Lakukan yang terbaik, dan hati-hati ya." ucap bu guru.
"Bu guru!" Gohan berdiri. "Pe-permisi, aku mau ke kamar mandi." ucapnya. Akan tetapi, bur guru tidak memperbolehkan. "Son-kun, kau selalu tidak kembali ke dalam kelas apabila kau ke kamar mandi. Aku tak peduli seberapa bagusnya nilaimu, aku tetap tak akan mengizinkanmu pergi lagi." ucap bu guru.
Dengan ini, Gohanpun tak bisa membantu.
Di tempat para penjahat, mereka masih menunggu kedatangan Mr.Satan. Sampai kemudian, pesawat Videl datang. "Bebaskan walikota!!" Videl keluar dari pesawat.
"Bos, dia adalah putri dari Mr.Satan." ucap salah seorang anggota genk itu. "Oh ..." bos mereka yang semula duduk kemudian berdiri. "Aku pernah mendengar kalau dia cukup kuat. Tapi, aku tak ingin melawan putrinya, aku kemari untuk mengalahkan Mr.Satan." ucapnya.
"Sudah banyak penjahat sepertimu yang mencoba untuk mengalahkan papa. Tapi sejauh ini belum ada yang berhasil. Untuk sekarang, papa sedang sibuk, kalahkan aku dulu kalau kau mau melawannya." ucap Videl.
"Apa?"
"Videl-san hampir sama kuatnya dengan Mr.Satan." ucap walikota. "Oh, jadi dengan mengalahkannya, berarti aku dapat mengalahkan Mr.Satan? Baiklah, kalau begitu aku akan melawannya."
Orang itupun menghampiri Videl. "Aku tidak main-main."
"Haha ..." Videl tertawa, kemudian menendangnya. Akan tetapi, orang itu mampu dengan mudah menahannya. "Sepertinya kau sedikit lebih kuat dari orang-orang yang pernah bertarung denganku sebelumnya." ucap Videl.
"Cih, akan kuubah wajah cantiku itu karena sudah berani berkata seperti itu padaku." orang itu mendekat, dan bersiap untuk balas menyerang Videl.
Dari sekolah, Gohan mampu merasakan kekuatan orang yang Videl lawan. "Laeannya cukup kuat." pikir Gohan. "Videl-san dalam bahaya. Tapi, bagaimana caranya agar aku bisa keluar dari kelas untuk menyelamatkannya?"
Gohan berpikir dengan keras. Sementara guru menjelaskan, Gohan terus berpikir bagaimana cara untuk keluar. "Apa yang harus kulakukan?" Gohan menghentak-hentakkan kakinya ke tanah, dan terus berpikir. Secara tak sengaja, hentakan kaki Gohan yang terlalu kuat membuat tempat itu menjadi gempa.
"Aaa! Gempa!!" teriak para murid.
"Semuanya, cepat bersembunyi di bawah meja!!" ucap bu guru.
Semuanya bersembunyi, kecuali Son Gohan. Ia memanfaatkan kesempatan yang sebenarnya tak ia duga sama sekali itu untuk pergi menyusul Videl. Ia lari ke atap bangunan sekolah, melesat dan kemudian berubah ke mode Great Saiyaman.
Di lokasi kejadian, pertarungan natara Videl melawan orang itu terus berlanjut. Bos menyerang, Videl menghindar. Dan saat Videl menyerang, lelaki itu mampu menahannya tanpa luka berarti. "Lumayan juga kau." ucap lelaki itu.
"Hehe ..."
Drrrddd!!!!! anggota Red Rock menembaki Videl dengan pistol semi otomatis. Videl kaget, berusaha menghindar, dan konsentrasinya terhadap pertarungan menjadi buyar. Akhirnya dengan mudah, bos genk itupun berhasil memukul jatuh Videl. Gadis itu terhempas hingga menabrak semak-semak.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 203 Bagian 5
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
"Jika kalian tidak ingin walikota ini mati, bawalah Mr.Satan ke sini untuk bertarung denganku!" ucap bos mereka ke para polisi yang berada di depan. Booomb!!! salah seorang anggota genk itu menembakkan rudal sebagai peringatan.
"Apa kau sudah menghubungi Mr.Satan?" tanya ketua polisi ke anak buahnya.
"Kami sudah menghubunginya. Tapi, kami masih belum mendapat jawaban."
Mr.Satan tak terlihat di ruangannya. Karena ternyata, ia bersembunyi di atas langit-langit rumahnya. "Jika kau terkenal, maka orang-orang semacam mereka akan bermunculan. Aku ingin sekali mengalahkan mereka. Tapi, mereka memiliki senjata." Mr.Satan ketakutan dan menyaksikan siaran berita dari tv kecil yang ada di balik langit-langit rumahnya.
"Menghadapi bahaya seperti ini memang kewajiban dari seorang pahlawan. Tapi sayang sekali, aku masih nyaman berada di sini."
"Jika Mr.Satan tidak segera datang, kami akan membunuhnya!!" ucap penjahat itu lagi, terdengar lewat siaran televisi.
Di sekolah Gohan ...
"Maaf bu guru, aku harus pergi." ucap Videl. Dan karena ia adalah pahlawan kota, Videlpun diizinkan. "Lakukan yang terbaik, dan hati-hati ya." ucap bu guru.
"Bu guru!" Gohan berdiri. "Pe-permisi, aku mau ke kamar mandi." ucapnya. Akan tetapi, bur guru tidak memperbolehkan. "Son-kun, kau selalu tidak kembali ke dalam kelas apabila kau ke kamar mandi. Aku tak peduli seberapa bagusnya nilaimu, aku tetap tak akan mengizinkanmu pergi lagi." ucap bu guru.
Dengan ini, Gohanpun tak bisa membantu.
Di tempat para penjahat, mereka masih menunggu kedatangan Mr.Satan. Sampai kemudian, pesawat Videl datang. "Bebaskan walikota!!" Videl keluar dari pesawat.
"Bos, dia adalah putri dari Mr.Satan." ucap salah seorang anggota genk itu. "Oh ..." bos mereka yang semula duduk kemudian berdiri. "Aku pernah mendengar kalau dia cukup kuat. Tapi, aku tak ingin melawan putrinya, aku kemari untuk mengalahkan Mr.Satan." ucapnya.
"Sudah banyak penjahat sepertimu yang mencoba untuk mengalahkan papa. Tapi sejauh ini belum ada yang berhasil. Untuk sekarang, papa sedang sibuk, kalahkan aku dulu kalau kau mau melawannya." ucap Videl.
"Apa?"
"Videl-san hampir sama kuatnya dengan Mr.Satan." ucap walikota. "Oh, jadi dengan mengalahkannya, berarti aku dapat mengalahkan Mr.Satan? Baiklah, kalau begitu aku akan melawannya."
Orang itupun menghampiri Videl. "Aku tidak main-main."
"Haha ..." Videl tertawa, kemudian menendangnya. Akan tetapi, orang itu mampu dengan mudah menahannya. "Sepertinya kau sedikit lebih kuat dari orang-orang yang pernah bertarung denganku sebelumnya." ucap Videl.
"Cih, akan kuubah wajah cantiku itu karena sudah berani berkata seperti itu padaku." orang itu mendekat, dan bersiap untuk balas menyerang Videl.
Dari sekolah, Gohan mampu merasakan kekuatan orang yang Videl lawan. "Laeannya cukup kuat." pikir Gohan. "Videl-san dalam bahaya. Tapi, bagaimana caranya agar aku bisa keluar dari kelas untuk menyelamatkannya?"
Gohan berpikir dengan keras. Sementara guru menjelaskan, Gohan terus berpikir bagaimana cara untuk keluar. "Apa yang harus kulakukan?" Gohan menghentak-hentakkan kakinya ke tanah, dan terus berpikir. Secara tak sengaja, hentakan kaki Gohan yang terlalu kuat membuat tempat itu menjadi gempa.
"Aaa! Gempa!!" teriak para murid.
"Semuanya, cepat bersembunyi di bawah meja!!" ucap bu guru.
Semuanya bersembunyi, kecuali Son Gohan. Ia memanfaatkan kesempatan yang sebenarnya tak ia duga sama sekali itu untuk pergi menyusul Videl. Ia lari ke atap bangunan sekolah, melesat dan kemudian berubah ke mode Great Saiyaman.
Di lokasi kejadian, pertarungan natara Videl melawan orang itu terus berlanjut. Bos menyerang, Videl menghindar. Dan saat Videl menyerang, lelaki itu mampu menahannya tanpa luka berarti. "Lumayan juga kau." ucap lelaki itu.
"Hehe ..."
Drrrddd!!!!! anggota Red Rock menembaki Videl dengan pistol semi otomatis. Videl kaget, berusaha menghindar, dan konsentrasinya terhadap pertarungan menjadi buyar. Akhirnya dengan mudah, bos genk itupun berhasil memukul jatuh Videl. Gadis itu terhempas hingga menabrak semak-semak.
Selanjutnya : Dragon Ball Z Episode 203 Bagian 5
Comments
Post a Comment