Skip to main content

Versi Teks Hunter x Hunter Chapter 174

Sebelumnya : Hunter x Hunter Chapter 173

Killua dan Biscuit memperhatikan nama Tsezugera dan tiga rekannya di daftar pada buku penyimpanan mereka. Dan, warna mereka berempat masih gelap, pertanda mereka sudah tidak berada di dalam game lagi. "Sudah sepuluh hari sejak Tsezugera dan kelompoknya meninggalkan game, apa yang sebenarnya terjadi? Padahal hanya tinggal lima hari lagi sampai waktu tiga minggu tercapai." ucap Bicuit.

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Kalau mereka tidak segera kembali, semua kartu yang mereka berempat kumpulkan akan menghilang." ucap Killua. Seperti apa yang sudah dijelaskan sebelumnya, pemain akan kehilangan data kartunya jika pergi keluar game lebih dari 240 jam. "Yang bisa kita lakukan hanyalah menunggu kabar dari Goreinu." ucap Killua lagi.


Sementara itu, tak jauh dari mereka berdua, Gon sedang berlatih. Sambil memegang stopwatch, ia berlatih untuk mengatur aura dengan ketepatan yang tepat. "Berhasil, sempurna!!" ucap Gon, "Waktunya seratus persen akurat. Apa sekarang aku sudah boleh kembali ke latihan emisi lagi?"


Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Tidak!" ucap Biscuit. "Walau kau bilang seratus persen akurat, kau masih kurang 0,1 detik, kan? Kau harus bisa membetulkan kekurangan 0,1 detik itu." ucap Killua, kemudian dilanjutkan oleh Biscuit. "Aah ..." Gon ketahuan.

Tak lama setelahnya, buku penyimpanan Killua berbunyi, seseorang menghubungi mereka dengan menggunakan Contact. "Ini aku, Goreinu. Maaf karena sudah membuat kalian menunggu." ucapnya. "Bagaimana?" Killua bertanya. Kemudian, Goreinu menjelaskan keadaannya. "Kalian sudah tahu kan kalau Tsezugera dan yang lainnya sudah pergi selama hampir 240 jam?"

"Ya. Lalu?"

"Biar kuperjelas, Tsezugera tak akan kembali lagi." ucap Goreinu. "Eh? Kenapa?" Killua kaget. "Kelompok Gensuru terus menunggu mereka di pintu masuk." Goreinu mengawasi mereka dari kejauhan menggunakan teropong.

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Tsezugera dan yang lainnya tak akan kembali. Sejak mereka keluar dari game, tak ada satupun dari pengabar yang kukirim untuk meminta mereka kembali. Mereka menunggu tanda dariku untuk mengatakan kalau semua sudah aman."

"Begitu ya ... Tapi, kartu mereka akan hilang kalau tidak segera kembali, kan?"
"Semua kartu yang penting sudah berada di tanganku." jelas Goreinu.
"Bukankah itu berbahaya? Bagaimana kalau Gensuru menggunakan Sightvision untuk mengecek jumlah kartu mereka? Dengan begitu mereka akan tahu kalau Tsezugera telah memberikannya pada orang lain, kan?"


Gensuru dan kedua anggota kelompoknya terus menunggu di portal masuk Greed Island. "Mereka keluar sepuluh hari yang lalu, pada jam tiga lebih lima menit. Jadi, kalau lima menit lagi mereka tidak datang juga, semua kartu mereka akan hilang. Yah, kepergian yang menyedihkan." ucap salah seorang rekan Gensuru.

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Untuk jaga-jaga, kita akan menunggu sampai jam tiga lebih sepuluh menit. Kalau mereka tetap tidak muncul, berarti mereka sudah menyerah." ucap Gensuru. Akan tetapi, salah seorang rekannya masih ragu. "Apa kau benar-benar berpikir kalau mereka menyerah?"

"Ya, mereka sudah menjadi kelompok dengan empat orang selama dua puluh tahun. Aku sudah mencari informasi tentang ini. Setelah datang ke Greed Island, mereka sama sekali tidak berubah."

"Taktik mereka sudah gagal, jadi mereka pasti menyerah." ucap Gensuru, "Mereka mungkin pergi ke tempat Battera untuk melaporkan tindakan kita agar penjaga menghabisi kita. Tapi, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Kita sudah menggunakan Sightvision untuk mengecek kartu mereka sebelum kita memulai serangan, mereka berempat punya 96 tipe kartu."

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Tapi, aku merasa terganggu dengan Battera yang memecat semua penjaga dan prajuritnya."
"Ya, aku juga tak tahu alasannya. Tapi yang lebih membuatku bingung, kenapa ia membatalkan misi Tsezugera? Apa ada sesuatu? Tapi itu hanyalah spekulasiku saja."
"Kenyataannya mereka telah kabur setelah mengumpulkan 96 tipe kartu." ucap Gensuru.
"Hmm ..."

Waktupun berlalu, dan jam tiga lebih sepuluh menit telah lewat. "Waktu habis. Selamat tinggal, Tsezugera."

"Akhirnya, sekarang giliran anak-anak itu." Gensuru mengeluarkan Accompany. "Ini berbeda dari rencana awal, tapi kita akan mengambil Coastline of One Tsubo dari mereka." ucapnya.
"Tapi sebelum itu, kita ke Masadora dulu, kita butuh beberapa Accompany lagi."

Setelahnya merekapun menggunakan Accompany, dan terbang menuju Masadora.


Beberapa menit sebelumnya, kembali ke percakapan antara Killua dan Goreinu ...

"Palsu." ucap Goreinu. "Dari 96 kartu yang mereka bawa, ada 30 kartu yang dibuat dengan kartu sihir Fake. Sebenarnya, akulah yang memegang 96 tipe kartu itu. Aku juga memiliki Exchange Ticket dan Blue Planet yang hanya tinggal menunggu di-gain. Bagi Tsezugera yang sangat berhati-hati, ini sangat beresiko. Itulah kenapa aku menolongnya. Maafkan aku, tapi aku tak bisa membantu apa-apa dalam pertarungan kalian nanti."

"Aku mengerti." ucap Killua, "Lalu, kapan kau mau mengambil kartu yang dijajikan?"
"Aku akan menunggu sampai kalian mengalahkan Gensuru, berjuanglah!" ucap Goreinu.

Setelahnya, Goreinu melihat kalau kelompok Gensuru mulai bergerak. "Mereka bergerak! Dimana kalian sekarang?" "Kami ada di bebatuan dekat Soufeirabi." jawab Killua. "Hmm, sepertinya itu bukan arah yang mereka tuju, kurasa mereka akan pergi ke Masadora terlebih dahulu."

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Mereka pasti butuh kartu sihir lagi. Setelah mereka siap, mereka akan ke tempat kalian. Apa kalian sudah siap? Bagaimana dengan tanganku?"

"Nggak masalah, semuanya berkat kalian." ucap Killua, meski tangannya masih diperban.
"Waktunya belum cukup." pikirnya, "Tapi kami sudah tak bisa kembali lagi sekarang. Semuanya bergantung pada Gon ..."

"Gon!" Biscuit memanggil, "Aku harap kau tidak tergganggu oleh apa yang kau dengar barusan. Lalu, mana stopwatchmu? Coba perlihatkan padaku."

Gon menunjukkannya, dan kali ini tepat 00:01:00:00

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Sempurna." ucap Killua dan Biscuit. Dan dengan ini, persiapan sudah selangkah lebih maju. Tak lama lagi, pertarungan mereka akan dimulai.


Di luar, jauh di luar Greed Island, Tsezugera dan yang lainnya sedang duduk di kediaman Battera. Mereka masih penasaran kenapa Battera melakukan semua ini, termasuk membatalkan misi mereka. "Tolong beritahu alasamu." pinta Tsezugera, namun Battera tidak menjawab apa-apa. Sampai kemudian, Tsezugera menunjukkan sebuah foto.

"Mungkin aku sedikit lancang. Tapi, barusan aku mengambil foto ini."

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

Tsezugera memperlihatkan sebuah foto berbingkai, foto gadis muda yang cantik. "Apa ini ada kaitannya dengan wanita yang ada di dalam foto ini?" tanya Tsezugera. "Aku tak bisa menerima semua ini. Tolong beritahu kami kenapa. Apa dia putrimu? Bukan, apa dia cucumu?"

"Dia pacarku." ucap Battera. Serius, dan semuanya kaget. Dan akhirnya, Battera menjelaskan semuanya. "Dia sudah berada di rumah sakit sejak lama. Tapi kemudian, beberapa hari yang lalu, dia tak bisa bertahan lagi. Dia meninggal. Dia tak ingin dilihat sebagai tipe yang materialistik. Semua hadiah mahal yang kuberikan padanya dikembalikan padaku. Sebaliknya, dia hanya menerima hadiah sederhana yang kubuat sendiri."

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com

"Kami tidak butuh apa-apa kecuali satu sama lain. Kami sudah memutuskan untuk menunggalkan semuanya dan memulai hidup baru bersama. Tapi, takdir begitu kejam. Dia terkena penyakit yang parah, dan semua rumah sakit yang kutemui menyerah untuk menyembuhkannya. Sampai akhirnya, aku mendengar berita tentang Greed Island. Ada sihir yang bisa menyembuhkan penyakit apapun, yang bisa membuatmu muda kembali, semua yang kuinginkan. Benda dari sebuah mimpi, dan yang perlu kulakukan hanyalah menyelesaikan sebuah game. Aku mencoba untuk mengumpulkan informasi bagaimana caranya. Tapi sekarang, itu semua sudah tidak berarti. Benar-benar tidak berarti."

Battera meneteskan air mata. Bahkan dengan seluruh harta yang ia miliki, kepergian orang yang ia cintai membuatnya seolah tak memiliki apapun lagi.

Hunter x Hunter Chapter 174 - Beelzeta.com
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD



Comments